Atlet Panjat Tebing Kiromal Katibin Pecahkan Rekor Sendiri di Kejuaraan Dunia di Swiss

Oleh AY Yustiawan pada 01 Jul 2022, 17:31 WIB
Diperbarui 01 Jul 2022, 17:47 WIB
Kiromal Katibin
Perbesar
Kiromal Katibin, atlet panjat tebing kebanggaan Indonesia kembali memecahkan rekor dunia nomor Men’s Speed/dok.International Federation of Sport Climbing

Liputan6.com, Jakarta Prestasi membanggakan diraih Kiromal Katibin. Atlet panjat tebing kebanggaan Indonesia ini kembali memecahkan rekor dunia nomor Men’s Speed pada babak kualifikasi International Federation of Sport Climbing (IFSC) World Cup di Villars, Swiss.

Katibin memecahkan rekornya sendiri. Sebelumnya, dia mencatat rekor dunia Men’s Speed di World Cup IFSC di Salt Lake City, Amerika Serikat pada 28 Mei 2022 lalu, dengan catatan waktu 5,1 detik.

Dikutip dari rilis International Federation of Sport Climbing (IFSC), Kamis 30 Juni 2022, sebenarnya itu bukan rekor dunia pertama yang berhasil dipecahkan Katibin. Pada 28 Mei tahun lalu di Salt Lake City juga, dia memecahkan rekor dunia dengan catatan 5,25 detik.

Kemudian pada 6 Mei 2022 saat berlaga di World Cup Seoul, Korea Selatan, Katibin juga pecahkan rekor dunia dengan 5,17 detik.

Saat berlaga di Swiss, Katibin memecahkan rekor atas namanya sendiri saat melawan Man-hei Chung dari Hongkong. Atlet asal Jawa Tengah itu, meraih waktu 5,09 detik.


Belum Puas

Kiromal Katibin
Perbesar
Kiromal Katibin, atlet panjat tebing kebanggaan Indonesia kembali memecahkan rekor dunia nomor Men’s Speed/dok.International Federation of Sport Climbing

Masih belum puas, Katibin kembali berhasil memperbaiki rekornya menjadi 5,04 detik saat adu kecepatan dengan atlet Amerika Serikat.

Kini, Katibin menempati posisi teratas di tabel kualifikasi diikuti tiga atlet asal Cina, Cao Long pada posisi kedua dengan 5,21 detik, Long Jianguo dengan 5,22 detik pada posisi ketiga dan Wu Peng yang ada di peringkat keempat dengan 5,32 detik.

Pada 10 besar tabel, ada juga atlet Indonesia lainnya seperti Veddriq Leonardo, yang menempati peringkat ke delapan dengan 5,37 detik. Diikuti M.Fajri Alfian, peringkat kesembilan dengan catatan waktu 5,43 detik dan Rahmad Adi Mulyono di peringkat 10 dengan 5,45 detik.

Ketua Umum FPTI Yenny Wahid berterima kasih dan bangga terhadap capaian yang diraih atlet Indonesia.

Menurut Yenny, apa yang diraih Kiromal Katibin adalah bentuk prestasi luar biasa yang dilakukan atlet panjat tebing Indonesia di kancah internasional.

"Dari raihan tersebut, kami (FPTI) yakin atlet Indonesia bisa berbuat banyak dan mengaharumkan nama bangsa di kancah dunia," ujar Yenny, Jumat (1/7/2022).


Luar Biasa

Kiromal Katibin
Perbesar
Kiromal Katibin, atlet panjat tebing kebanggaan Indonesia kembali memecahkan rekor dunia nomor Men’s Speed/dok.International Federation of Sport Climbing

Menanggapi prestasi membanggakan tersebut, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman menyampaikan selamat pada Katibin. “Prestasi Kiromal Katibin sangat luar biasa, kembali memecahkan rekor dunia,” katanya.

“Dalam satu hari Katibin mampu pecahkan dua kali rekor dunia atas nama dirinya sendiri dengan menorehkan waktu di bawah 5,1 detik, dan totalnya ia sudah 3 kali dalam satu tahun memecahkan rekor dunia,” sambungnya.

“Selaku Ketua Umum KONI Pusat dan mewakili masyarakat olahraga prestasi Indonesia, saya mengucapkan rasa kebanggaan, apresiasi setinggi-tingginya dan selamat kepada Kiromal Katibin, pelatih dan tentunya Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) yang dipimpin oleh Ibu Zannuba Arifah Chafsoh (Yenny Wahid),” lanjutnya Marciano Norman.


Termotivasi

Atlet panjang tebing Indonesia Kiromal Katibin.
Perbesar
Atlet panjang tebing Indonesia Kiromal Katibin. Dok: KJRI Los Angeles

Ketum KONI Pusat pun berharap agar atlet lainnya, khususnya dari cabor panjat tebing turut termotivasi dengan Katibin sehingga kelak, Indonesia memiliki beberapa juara dunia panjat tebing.

Pada nomor putri, dua wakil Indonesia masuk lima besar kualifikasi atas nama Made Rita Kusuma Dewi dengan 6,97 detik dan Sallsabillah dengan 7,05 detik. Diharapkan atlet putri ada yang berprestasi dunia juga seperti Aries Susanti yang sempat pecahkan rekor dunia dengan 6,995 detik.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya