Kalah dari Tottenham, Manajer Arsenal: Sepak Bola Hancur!

Oleh Liputan6.com pada 13 Mei 2022, 19:00 WIB
Diperbarui 13 Mei 2022, 19:00 WIB
Foto: Kompak Kalah, Tottenham dan Arsenal Ajak Manchester United Kembali Bersaing Finis di Empat Besar Liga Inggris
Perbesar
Kekalahan dari Southampton merupakan kekalahan ketiga beruntun Arsenal, setelah sebelumnya pasukan Mikel Arteta juga takluk dari Crystal Palace dan Brighton and Hove Albion. (AFP/Daniel Leal)

Liputan6.com, Jakarta - Arsenal harus mengakui keunggulan Tottenham dengan skor 0-3 pada lanjutan Liga Inggris 2021/2022, Jumat (13/5/2022) dini hari WIB. Manajer Arsenal Mikel Arteta menilai wasit merusak pertandingan.

The Gunners bermain 10 orang karena Rob Holding mendapat dua kartu kuning di babak pertama. Arteta enggan mengkritik langsung sang pengadil karena takut mendapat hukuman. 

“Jika saya mengatakan apa yang saya pikir, saya diskors selama enam bulan,” kata Mikel Arteta dilansir dari BBC.com, Kamis (12/5/2022). 

“Saya tidak tahu caranya berbohong, jadi saya memilih tidak mengatakan apa yang saya pikirkan. Saya tidak bisa mengatakan apa yang saya pikirkan.” 

“Saya senang dengan pemain. Saya bangga dengan para pemain. Tapi saya ingin wasit datang di depan kamera dan menjelaskan keputusannya. Sayang sekali karena permainan indah dihancurkan." 

“Keputusan sudah dibuat. Kita tidak bisa mengubahnya. Wasit harus membuat keputusan dalam sepak bola.” 


Tanggapan Antonio Conte

Foto: Ngamuk, Tottenham Hotspur Gilas Newcastle United di Liga Inggris
Perbesar
Pasukan Antonio Conte bermain menyerang sejak menit awal dengan mengandalkan trio Son Heung-min, Harry Kane, dan Dejan Kulusevski. (AP/Ian Walton)

Manajer Tottenham Antonio Conte juga menolak untuk menambahkan pendapatnya tentang keputusan wasit. Dia menahan diri untuk tidak memberikan komentar terlalu banyak. 

“Dia banyak mengeluh,” kata pelatih asal Italia itu tentang Arteta. “Dia harus lebih fokus pada timnya. Dia harus lebih fokus pada pekerjaannya.” 

“Arteta harus terus bekerja karena dia (pelatih) yang sangat bagus. Mendengar seseorang mengeluh sepanjang waktu tidak begitu baik.” 

“Di Liverpool (pada hari Sabtu), apakah Anda mendengar saya mengeluh tentang Fabinho dan semua pelanggaraan? Dia bisa menerima saran saya jika dia mau, tetapi jika tidak saya tidak peduli.” 

“Saya mendengarkan dan dia banyak mengeluh. Saya pikir dia harus lebih fokus pada timnya dan tidak mengeluh karena dia baru saja memulai pekerjaannya. Dia harus tenang dan mencoba untuk terus bekerja. Tidak baik mendengar pelatih yang mengeluh setiap waktu.” 


Tottenham vs Arsenal

Tottenham memenangkan laga bertajuk Derby London Utara berkat dua gol Harry Kane dan Son Heung-min. Sukses ini tentu saja sangat berarti bagi Tottenham dalam persaingan dengan Arsenal memperebutkan satu tempat di zona empat besar. Spurs kini hanya tertinggal satu angka dari The Gunners dengan dua laga tersisa.

Tottenham mengumpulkan 65 poin dari 36 laga. Sedangkan, Arsenal masih ada di atasnya dengan 66 angka.

Pertandingan yang dilangsungkan di Tottenham Hotspur Stadium tersebut berjalan panas. Bahkan Arsenal harus bermain dengan 10 pemain usai Rob Holding diganjar kartu merah.

Tensi tinggi mewarnai laga derby ini sejak awal babak pertama. Meski demikian, kedua tim masih belum mampu menciptakan peluang berbahaya.

Laga baru berjalan menit ke-21, Tottenham mendapat hadiah penalti setelah Cedric Soares dianggap mendorong Son Heung-min di kotak terlarang. Kane yang bertindak sebagai algojo pun sukses memperdaya Aaron Ramsdale.

Simak pertandingan babak kedua pada artikel di sini

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya