Barcelona vs Cadiz, Xavi Hernandez Masih Kesal dan Merasa Dirampok Eintracht Frankfurt

Oleh Defri Saefullah pada 18 Apr 2022, 10:00 WIB
Diperbarui 18 Apr 2022, 10:00 WIB
Wajah-wajah Lesu Barcelona
Perbesar
Para pemain Barcelona berdebat dengan wasit Artur Soares Dias selama pertandingan leg 2 perempat final Liga Europa melawan Eintracht Frankfurt di Camp Nou, Jumat (15/4/2022). Kiprah Barcelona di Liga Europa harus terhenti di babak perempat final setelah kalah 2-3. (LLUIS GEN / AFP)

Liputan6.com, Barcelona- Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez masih kesal dengan kekalahan timnya dari Eintracht Frankfurt pada perempat final Liga Europa di Camp Nou. Dia merasa Azulgrana sudah dirampok di kandang sendiri.

Rasa aneh sudah dirasakan Xavi saat bus tiba di Camp Nou jelang menghadapi Eintracht Frankfurt. Ribuan fans Jerman berhasil mendapatkan tiket untuk duel itu dan mengisi banyak tribun di Ccamp Nou.

"Saat saya meninggalkan hotel, saya melihat sesuatu yang salah," kata Xavi seperti dikutip Marca.

"Mereka melempar segalanya kepada kami. Anda merasa dirampok di rumah sendiri. Itu tak seperti kami main di kandang sendiri."

Barcelona tersingkir dari Liga Europa usai kalah 3-4 dari Frankfurt. Pada leg 2 perempat final Liga Europa, Barcelona kalah 2-3 setelah sebelumnya imbang 1-1.

 


Buruk

Barcelona
Perbesar
Gavi saat berduel dengan bek Eintracht Frankfurt di pertandingan Liga Europa melawan Barcelona (AFP)

Di luar itu, Xavi Hernandez akui permainan Barcelona buruk. Apalagi pertandingan dimulai dengan kesalahan.

"Semuanya berjalan dengan buruk di awal. Lalu ada penalti. Itu malam penentuan, semua diawali dan diakhiri dengan buruk," katanya.

"Ini kekalahan menyakitkan. Mereka menyingkirkan kami dari Liga Europa. Kami berharap menjadi juara dan langsung ikut fase grup Liga Champions dan kami belum sukses. Ini pukulan telak," dia menambahkan.

 


Filosofi

Wajah-Wajah Lesu Barcelona
Perbesar
Reaksi bek Barcelona Ronald Araujo setelah kehilangan peluang mencetak gol ke gawang Eintracht Frankfurt pada leg 2 perempat final Liga Europa di Camp Nou, Jumat (15/4/2022). Barcelona harus terhenti di babak perempat final setelah kalah 2-3 dari Eintracht Frankfurt. (AP Photo/Joan Monfort)

 

Kini banyak yang mempertanyakan gaya main Barcelona yang andalkan permainan bagus. Namun Xavi menegaskan gaya itu tak akan berubah.

"Dengan gaya ini, kami sudah memenangkan 5 gelar Liga Champions," ujarnya.

"Johan Cruyff memperkenalkannya. Kami harus memperbaiki gaya main, bukan mengubahnya secara total. Kami tak akan mengubah DNA kami gara-gara kekalahan atau satu gelar," dia menambahkan.

Infografis 3 gelandang Barcelona
Perbesar
Tiga gelandang terbaik Barcelona (Liputan6.com/Abdillah)

Peringkat

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya