Timnas Indonesia Vs Timor Leste: Kiprah Pemain Ini Layak Ditunggu, Bisa Hadirkan Rekor Baru

Oleh Marco Tampubolon pada 27 Jan 2022, 14:30 WIB
Diperbarui 27 Jan 2022, 21:17 WIB
Timnas Indonesia Unggul Atas Timor Leste di Piala AFF 2018
Perbesar
Pemain tengah Timnas Indonesia, Evan Dimas Darmono merayakan gol yang dicetak Stefano Lilipaly saat melawan Timor Leste pada penyisihan grup B Piala AFF 2018 di Stadion GBK, Jakarta, Selasa (13/11). Indonesia unggul 3-1. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta Timnas Indonesia dijadwalkan bertemu Timor Leste pada FIFA matchday pekan ini. Kedua tim akan bertarung sebanyak dua kali di Bali. Seluruh laga bisa disaksikan lewat stasiun televisi Indosiar.

Berlabel laga uji coba, duel yang berlangsung di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, nanti bakal memberi ruang bagi pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dalam mencari bentuk terbaik bagi pasukannya. Apalagi, dalam waktu dekat ini, Timnas Indonesia akan tampil di ajang Piala AFF U-23 di Kamboja. Sebagai juara bertahan, timnas Indonesia bertekad mempertahankan gelarnya.

Sebanyak 27 pemain dipanggil untuk menghadapi laga ini. Empat belas di antaranya merupakan pemain yang berusia di bawah 23 tahun. Sebagian dari mereka telah tampil di Piala AFF 2020 lalu. Sementara sebagian lagi, terbilang wajah baru yang sama sekali belum mendapatkan caps. 

Dua nama, yakni Marselino Ferdinan dan Ronaldo Kwateh bahkan baru berusia 17 tahun. Keduanya pun menjadi pemain termuda yang dipanggil Shin Tae-yong menghadapi FIFA matchday kali ini. 

 

 


Berpotensi Pecahkan Rekor

Penyerang Timnas Indonesia U-18, Ronaldo Kwateh.
Perbesar
Penyerang Timnas Indonesia U-18, Ronaldo Kwateh. (PSSI).

Pertandingan melawan Timor Leste bakal berlangsung pada 27 dan 30 Januari 2022. Baik Marselino maupun Ronaldo bisa saja memecahkan rekor pemain termuda yang memperkuat timnas Indonesia. Keduanya bakal mematahkan rekor Asmawi Mangkualam bila dipercaya tampil dalam laga tersebut. 

Asnawi sebelumnya mencatatkan rekor 17 tahun, 5 bulan, dan 27 hari saat pertama kali dipercaya memperkuat timnas Indonesia pada uji coba melawan Myanmar, tahun 2017 lalu. Sementara Marselino baru berusia 17 tahun, 4 bulan, 1 8 hari dan Ronaldo akan berusia 17 tahun, 3 bulan, 8 hari bila mendapat kepercayaan dari Shin Tae-yong untuk turun melawan Timor Leste, 27 Januari 2022. 

Namun potensi rekor ini bukanlah jadi alasan Shin Tae-yong memanggil keduanya. Kemampuan kedua pemain tentu menjadi pertimbangan utama bagi pelatih asal Korea Selatan itu memanggil mereka. 

 

 


Marselino Ferdinan

Marselino Ferdinan
Perbesar
Marselino Ferdinan dalam duel Persebaya Surabaya Vs Barito Putera pada pekan ke-15 BRI Liga 1 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (4/11/2021) malam. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Marselino seperti diketahui merupakan pemain yang memperkuat Persebaya Surabaya. Meski usianya masih di bawah 18 tahun, peran Marselino cukup menonjol di tim berjuluk Bajul Ijo tersebut.

Bersama Persebaya, Marselino telah mencetak 4 gol dan 5 assist dalam 15 pertandingan. 

Di tim Persebaya, Marselino merupakan penyerang yang bisa beroperasi di sejumlah posisi. Mulai dari gelandang serang, penyerang lubang, hingga sayap. Sementara di level timas, Marselino belum sekalipun tampil di level senior. Sebelumnya, kiprahnya hanya di timnas Indonesia U-23.

 


Ronaldo Kwateh

Sementara itu, Ronaldo Kwateh  merupakan pemain keturunan Indonesia-Liberia yang bermain untuk Madura United. Pemain kelahiran Yogyakarta, 19 Oktober 2004 itu berposisi sebagai penyerang.

Ronaldo Kwateh menjalani debutnya bersama Madura United pada 23 Maret 2021, menghadapi PSS Sleman di ajang Piala Menpora 2021 yang dimenangkan oleh Madura United dengan skor 2-1.

Di level timnas, Ronaldo juga belum pernah tampil di level senior. Namun dia pernah dipanggil untuk memperkuat timnas Indonesia U-18 dan mencetak lima gol dalam tiga pertandingan. 

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya