Pisah dengan Inter Milan, Christian Eriksen Balik ke Liga Inggris

Oleh Liputan6.com pada 17 Jan 2022, 06:00 WIB
Diperbarui 17 Jan 2022, 06:00 WIB
Shane Long dan Pencetak Gol Tercepat Dalam Sejarah Premier League
Perbesar
Christian Eriksen - Pemain yang sempat berseragam Inter Milan ini pernah mencatatkan gol tercepat di Premier League. Saat berseragam Tottenham, Eriksen mencatakan waktu 10,54 detik ketika membobol gawang Manchester United di awal 2018. (AFP/Oli Scarff)

Liputan6.com, Jakarta Christian Eriksen bakal mencatatkan kepulangan sensasional ke Liga Inggris, pasca berpisah dengan Inter Milan. Eks pemain Tottenham Hotspur itu kabarnya diberi lampu hijau oleh spesialis untuk kembali ke lapangan.

Dilansir dari Daily Mail, Eriksen tercatat telah absen bermain sejak mengalami serangan jantung di laga Denmark vs Finlandia dalam Euro 2020 yang berlangsung pada musim panas lalu.

Ia menyandang status free agent usai kontraknya dengan Inter Milan diputus lantaran adanya larangan bermain menggunakan cardioverter-defibrillator (alat pacu jantung) di Serie A.

Laporan The Times menyebut Eriksen telah didekati oleh sejumlah klub papan atas Liga Inggris. Ia juga kabarnya menjadi subjek ketertarikan klub-klub lain di Eropa.

Akan tetapi, Eriksen nampaknya lebih ingin pulang ke Liga Premier. Ia digadang-gadang bakal mampu menyegel kepindahan ke Inggris dalam minggu ini.

Eriksen sempat memperkuat Tottenham pada 2013 hingga 2020, sebelum memutuskan hijrah ke Inter Milan. Ia sukses mencatatkan 305 penampilan, 69 gol, dan 90 assist sepanjang kariernya di London Utara.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Pulang ke Liga Inggris

West Ham Vs Tottenham
Perbesar
Eks pelatih Tottenham, Jose Mourinho, memberikan instruksi kepada Christian Eriksen saat melawan West Ham pada laga Premier League di Stadion London, London, Sabtu (23/11). West Ham kalah 2-3 dari Tottenham. (AFP/Adrian Dennis)

Agen Christian Eriksen, Martin Schoots, menyebut kembalinya ke Liga Inggris akan terasa seperti “pulang ke rumah” bagi sang pemain. Apalagi, Eriksen selalu diperlakukan dengan baik oleh masyarakat Inggris.

“Bermain di Inggris lagi akan benar-benar terasa (seperti) pulang ke rumah bagi Chris dan keluarganya,” ungkap Schoots.

“Christian diperlakukan dengan sangat baik oleh publik Inggris, tidak hanya karena keterampilan sepak bolanya yang hebat, tetapi juga karena nilai-nilai kemanusiaannya, kerendahan hatinya, dan ketidakegoisannya,” sambungnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Pintu Selalu Terbuka

FOTO: Christian Eriksen dan 4 Pemain Termahal Rekrutan Antonio Conte di Inter Milan
Perbesar
Christian Eriksen - Gelandang yang diboyong Inter Milan dari Tottenham Hotspur dengan biaya 27 juta euro itu awalnya sempat kesulitan beradaptasi. Namun pemain Timnas Denmark itu perlahan-lahan mampu menunjukkan kemampuannya dan mencjadi salah satu andalan Conte di lini tengah. (AP/Gregorio Borgia)

Hingga kini belum disebutkan nama-nama klub Liga Inggris yang menginginkan jasa Eriksen. Meski demikian, Tottenham nampaknya bisa menjadi salah satu alternatif bagi sang gelandang. Pasalnya, manajer The Lilywhites Antonio Conte menyatakan pintu selalu terbuka bagi Eriksen.

“Hal yang terjadi pada musim panas ini tidak baik, tidak baik untuk orang-orang yang bekerja dengannya dan orang-orang yang mengenalnya. Saya sendiri takut saat itu,” ujar Conte pada awal bulan, seperti dilansir dari Daily Mail.

“Sekarang, melihatnya kembali siap untuk bermain sepak bola adalah berita bagus. Saya pikir untuk Christian, pintu selalu terbuka,” pungkas manajer berusia 52 tahun tersebut.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Bermain di Piala Dunia

Tak hanya comeback di level klub, Eriksen juga telah mengutarakan keinginannya untuk bermain di level internasional bersama Timnas Denmark dalam Piala Dunia.

“Tujuan saya adalah bermain di Piala Dunia Qatar. Saya ingin bermain. Itu telah menjadi pemikiran saya selama ini. Itu adalah tujuan, impian. Soal saya akan dipilih (atau tidak) itu hal lain. Tetapi mimpi saya adalah untuk kembali,” kata Eriksen, dikutip dari Daily Mail.

“Saya yakin saya bisa kembali (bermain) karena saya tak merasa berbeda. Secara fisik, saya kembali ke kondisi prima. Itu adalah tujuan saya dan masih ada beberapa waktu lagi. Jadi sampai saat itu, saya hanya akan bermain sepak bola dan membuktikan bahwa saya kembali di level yang sama,” pungkasnya.

 

Penulis: Melinda Indrasari

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Peringkat

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya