Presiden Baru FIA Marah Besar Lewis Hamilton Absen di Malam Penghargaan F1

Oleh Defri Saefullah pada 18 Des 2021, 21:30 WIB
Diperbarui 18 Des 2021, 21:30 WIB
Lewis Hamilton dan Max Verstappen
Perbesar
Lewis Hamilton dan Max Verstappen. (KAMRAN JEBREILI / POOL / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Presiden Baru Federasi Balap Mobil Internasional (FIA), Mohammed Ben Sulayem marah besar dengan sikap Lewis Hamilton yang absen di gala malam penghargaan Formula 1 atau F1 di Paris. Hamilton beserta bos Mercedes, Toto Wolff memilih untuk tidak menghadiri acara pada Kamis kemarin.

Acara gala malam penghargaan F1 digelar untuk memberikan trofi dan penghargaan kepada para juara dan pemenang kategori lainnya. Juara anyar F1 Max Verstappen beserta bos Red Bull Christian Horner hadir.

Peraih posisi tiga Valtteri Bottas juga hadir untuk menerima trofi posisi ketiga di F1 musim ini. Sulayem mengatakan tak ada ampun untuk ulah Lewis Hamilton belum lama ini.

"Pertama-tama, sebagai seorang pembalap, dia mungkin merasa emosional gagal juara tapi peraturan tetap peraturan. Jadi kami akan mencari aturan mana yang dilanggarnya," kata Sulayem.

"Kami harus patuhi peraturan, tapi kami juga tak akan berhenti membuat pembalap nyaman dengan olahraga ini. Tapi kalau ada pelanggaran, tak ada ampun untuk Anda."

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Klarifikasi

Foto: Ekspresi Max Verstappen usai Tikung Lewis Hamilton di Lap Terakhir, Si Bad Boy jadi Juara Dunia F1 2021
Perbesar
Verstappen dan Hamilton start di posisi pertama dan kedua. Persaingan keduanya langsung sengit selepas start. Keduanya sempat bersenggolan di tikungan ke-7, namun pemimpin balapan memutuskan tidak melakukan investigasi dan Lewis Hamilton memimpin balapan sangat dominan. (AFP/Andrej Isakovic)

 

Sulayem menggantikan Jean Todt sebagai Ketua FIA. Belakangan dia pun meralat komentarnya.

"Apa yang saya maksud, ada peraturan tapi pengampuan selalu ada. Peraturan tetap peraturan," katanya.

"Saya selalu mengatakan peraturan karena manusia membuatnya. Peraturan dibuat untuk diperbaiki."

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Ada Fakta

 

Sulayem menegaskan ogah semena-mena meski baru diangkat sebagai presiden FIA. Dia hanya ingin melihat fakta.

"Kami harus mencari tahu apakah ada aturan yang dilakukan, saya tak mungkin langsung memberi hukuman beberapa menit dilantik jadi presiden tanpa melihat fakta," katanya.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya