Piala Thomas dan Uber 2020: Indonesia Harus Ekstra Waspada di Laga Kedua

Oleh Defri Saefullah pada 11 Okt 2021, 09:00 WIB
Diperbarui 16 Okt 2021, 22:28 WIB
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan
Perbesar
Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, berlatih di Ceres Arena, Aarhus, Kamis (7/10/2021), jelang perhelatan Piala Thomas dan Uber 2020. (PBSI)

Liputan6.com, Jakarta Tim bulu tangkis putra dan putri Indonesia harus meningkatkan kewaspadaan saat akan melakoni laga kedua di penyisihan grup perebutan Piala Thomas dan Uber 2020. Tim Thomas akan ditantang Thailand, sementara tim Uber menghadapi Prancis.

Pertandingan yang melibatkan pebulutangkis putra-putri Skuat Garuda itu bakal berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Senin (11/10/2021a). Greysia Polii dkk turun berlaga lebih dulu pada pukul 08.30 waktu setempat. Sementara Hendra Setiawan cs., baru mengayun raket mulai jam 13.30.

Laga kedua di Piala Thomas dan Uber 2020 kali tentu berbeda dibandingkan laga pembuka. Saat itu, Tim Uber menang 4-1 lawan Jerman dan tim Thomas Indonesia menang telak 5-0 atas Aljazair.

Menurut kepala pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi, Thailand yang bakal dihadapi di pertandingan kedua penyisihan Grup A Piala Thomas, layak diwaspadai. Apalagi di laga Sabtu (9/10/2021), Negeri Gajah Putih itu membuat kejutan dengan mengalahkan Chinese Taipei 3-2 setelah ketinggalan di dua partai awal.

"Thailand tentu layak diwaspadai. Mereka sudah membuat kejutan dengan mengalahkan Chinese Taipei. Pemain sektor tunggal yang mengandalkan pemain muda, dan ganda keduanya kemarin tampil bagus. Karena itu kita tidak boleh kecolongan, terutama di sektor ganda," kata Herry seperti rilis yang diterima media.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Siapa Paling Siap

Piala Thomas dan Uber
Perbesar
Pelepasan tim Indonesia untuk Piala Thomas dan Uber 2020, di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Senin (20/9/2021). (Media PBSI)

 

Untuk itu, sebagai persiapan melawan Thailand, usai latihan sesi Minggu siang , Herry akan berdiskusi dengan para pemain untuk menentukan siapa yang paling siap ditampilkan. Sebagai kekuatan utama Indonesia di Piala Thomas, sektor ganda harus bisa mengamankan dua poin.

"Lawan Thailand besok, kita harus menurunkan kekuatan terbaik dan yang paling siap. Juga melihat head to head dan sesuai dengan tipe permainan lawan. Sektor ganda harus mengamankan dua angka," ujar Herry.

Dituturkan oleh pelatih berjulukan Coach Naga Api, kondisi empat pasangan yang dimiliki, juga semua sehat dan siap ditampilkan. "Semua kondisinya oke," tegasnya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Tim Piala Uber

Bulu tangkis
Perbesar
Tim bulu tangkis Indonesia berlatih jelang Piala Thomas dan Uber. (Dok PBSI)

 

Langkah tidak mudah juga bakal dihadapi tim Uber Indonesia saat menjajal kekuatan Prancis di pertandingan kedua penyisihan Grup A. Apriyani Rahayu cs., harus berjibaku untuk memenangkan pertandingan.

Menurut Apriyani, kekuatan Prancis begitu merata. Baik di sektor tunggal maupun ganda, mereka memiliki pemain yang ulet dan pantang menyerah.

"Tim Prancis itu kekuatannya sangat merata. Karena itu, saya meminta rekan-rekan untuk selalu waspada. Seperti saat lawan Jerman, kita tidak boleh lengah," sebut Apriyani.

Sebagai pasangan yang sangat diandalkan skuat Merah-Putih bersama Greysia Polii, jika ditampilkan kembali, Apriyani akan selalu siap tampil habis-habisan.

"Kami siap jika diturunkan lagi. Bersama Kak Greysia, kami akan berupaya untuk mendapatkan poin bagi tim Indonesia," ucap Apriyani.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya