ONE Championship : Eko Roni Saputra Tak Sabar Lawan Liu Peng Shuai

Oleh Thomas pada 22 Jul 2021, 18:48 WIB
Diperbarui 22 Jul 2021, 18:51 WIB
One Championship
Perbesar
Petarung Indonesia, Eko Roni Saputra, saat melawan petarung Kamboja, Khon Sichan, di ajang One Championship, One: Warrior's Code di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (7/2). Eko Roni menang mudah atas Khon Sichan. (Bola.com/Yoppy Renato)

Liputan6.com, Jakarta- Bintang MMA Indonesia Eko Roni Saputra sudah tidak sabar untuk menghadapi pertarungan selanjutnya di ONE Championship. Eko dijadwalkan akan bertarung melawan petarung dari China Liu Peng Shuai.

Eko bakal bertemu Liu Peng Shuai dalam kelas Flyweight 3 ronde pada ONE: BATTLEGROUNG II dii Indoor Stadium Singapura pada 13 Agustus 2021 mendatang.

Ini bakal menjadi salah satu pertarungan berat bagi Eko Roni. Walaupun lawannya nanti cukup berbahaya tetapi pria 30 tahun itu masih melihat celah kelemahannya yang akan dimanfaatkan semaksimal mungkin.

“Laga saya berikutnya tidaklah mudah. Liu Peng Shuai adalah seorang petarung yang hebat. Saya harus hati-hati menghadapinya. Dia memiliki pukulan dan tendangan yang keras. Tapi bagaimananpun itu, saya akan bawa dia untuk ngetes keahlian gulatnya. Saya pikir dia tidak terlalu bagus untuk urusan dibawah,” kata Eko dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, Kamis (22/7/2021).

“Satu hal yang pasti, pertarungan ini akan sangat menarik untuk ditonton dan dinantikan oleh seluruh fans dan saya akan melakukan yang terbaik untuk bisa memenangkannya.”

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kiprah Eko

Eko Roni Saputra
Perbesar
Petarung Indonesia, Eko Roni Saputra saat demonstrasi perkenalannya di One Championship di Jakarta, Jumat (5/4/2019) (Liputan6.com/ Yoppy Renato)

Eko Roni terjun ke ONE Championship sejak April 2019. Semenjak itu dia memiliki rekor bertanding 4-1 1 termasuk 3 kali menang submission (dibawah) dan 1 kali KO.

Sebelum banting stir ke ONE Championship, Eko Roni merupakan atlet gulat. Dia pernah merebut medali perak dan perunggu di SEA Games.

Perubahan gaya gulatnya ke Mixed Martial Arts (MMA) menurutnya tidaklah terlalu sulit.

“Tidak mudah untuk sukses di olah raga ini. Ini pekerjaan penuh waktu (full time) dan butuh waktu serta sumber daya yang mumpuni. Kita harus secara konsisten latihan keras dan disiplin. Tetapi tidak ada yang tidak mungkin didunia ini selama kamu mau berusaha yang terbaik dan menjadi orang yang lebih baik. Saya siap dengan pertarungan ini!” lanjut Eko.

“Sejauh ini perkembangan saya sudah lebih baik sebagai petarung MMA. Saya latihan setiap saat dan lebih percaya diri, apalagi skil striking saya sudah lebih maju pesat dan bagaimana saya merubah kebiasaan gaya gulat saya ke situasi dalam pertarungan MMA. Dan saya sudah menjadi petarung MMA yang lebih baik sekarang. Tetapi walaupun itu, saya masih perlu terus latihan dengan keras lagi. Perjalanan menuju juara dunia masih panjang,” tambah Eko.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Duel Lain

Pada laga utama di ONE: BATTLEGROUND II, mantan tiga kali juara dunia Lightweight Eduard “Landslide” Folayang akan melawan Juara KLF “The Warrior” Zhang Lipeng.

Di laga utama lainnya, mantan juara dunia MMA Strawweight dan peringkat ke-5 Alex “Little Rock” Silva akan melawan petarung dari China Miao Li Tao. Perubahan gaya gulatnya ke Mixed Martial Arts (MMA) menurutnya tidaklah terlalu sulit.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Menarik Ini

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya