Jose Mourinho Beri Jawaban Menohok usai Disebut Gagal di MU dan Tottenham

Oleh Liputan6.com pada 09 Jul 2021, 18:30 WIB
Diperbarui 09 Jul 2021, 18:50 WIB
Foto Liga Italia: Penampakan Perdana Jose Mourinho di Markas AS Roma, Disambut Meriah Suporter Serigala Ibu Kota
Perbesar
Pelatih Baru AS Roma, Jose Mourinho, akhirnya menampakan diri untuk pertama kalinya di Markas Serigala Ibu Kota. (Foto:AFP/Filippo Monteforte)

Liputan6.com, Roma - Pelatih anyar AS Roma Jose Mourinho membalas kritikan terhadap dirinya yang dianggap gagal di dua klub sebelumnya. Dia menyebut fakta yang menurutnya tidak mungkin dilakukan nakhoda lain.

Mourinho berbicara mengenai hal ini pada konferensi pers pertamanya sebagai allenatore baru Il Luppi, Kamis (8/7/2021) waktu setempat. Pelatih 58 tahun itu menandatangani kontrak tiga tahun untuk menggantikan posisi Paulo Fonseca yang dipecat menjelang akhir musim lalu.

Liga Italia sejatinya bukanlah tempat asing bagi sang juru taktik asal Portugal ini. Satu dekade lalu, dia berhasil menorehkan tinta emas dengan membawa Inter Milan menjadi treble winners pada musim 2009/2010.

Meski begitu, pelatih berjuluk The Special One tersebut diragukan banyak pihak bisa membawa AS Roma ke papan atas. Magisnya sebagai pelatih top Eropa dinilai sudah habis usai dua periode bersama Manchester United dan Tottenham Hotspur.

Disinggung mengenai hal itu, Mourinho memberi jawaban menohok. Eks pelatih Real Madrid itu membela catatan manajerialnya di tanah Britania dan menyebut ada standar berbeda dalam menilai kinerjanya. Sebab, Mourinho sebelumnya sukses meraih banyak gelar.

“Di tiga klub terakhir, saya memenangkan Liga Inggris dengan Chelsea, merebut tiga piala dengan Manchester United, dan mencapai final Piala Liga Inggris di Tottenham,” kata Mourinho.

“Tottenham finis di urutan ke-12 pada musim sebelumnya dan kemudian berada di urutan keenam dan lolos ke Liga Europa. Bagi saya itu sesuatu yang belum pernah dicapai pelatih lain dalam hidup mereka, bukan bencana," ujarnya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Bukan untuk Liburan

Ekspresi Jose Mourinho Usai Dipecat Tottenham
Perbesar
Pelatih Tottenham Jose Mourinho terlihat saat sesi pemanasan sebelum pertandingan melawan Everotn pada lanjutan Liga Inggris di Goodison Park di Liverpool, Inggris pada 16 April 2021. Tottenham memecat Jose Mourinho pada hari Senin setelah hanya 17 bulan melatih. (Peter Powell/Pool via AP, File)

Mourinho menegaskan kedatangannya ke publik Olimpico bukanlah untuk liburan. Dia ingin menjawab tantangan mengembalikan Roma kembali ke habitatnya sebagai klub besar Italia.

“Ada ikatan yang fantastis antara klub dan kota ini. Tetapi say tidak di sini untuk berlibur, tapi untuk bekerja,” tambah Mourinho.

“Tantangan berikutnya selalu yang paling penting. Saya tidak akan mengubah banyak hal karena belum melihat apa yang sudah dimiliki. Sangat penting mengenal tim," pungkasnya.

 

Sumber: BT Sport

(Akbar Bintang Fahrizal)

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya