Gara-Gara Ingin Nampang di TV, Wanita Ini Sebabkan Kecelakaan Horor di Tour de France

Oleh Achmad Yani Yustiawan pada 02 Jul 2021, 05:00 WIB
Diperbarui 02 Jul 2021, 06:30 WIB
Tour de France
Perbesar
Pebalap Italia Kristian Sbaragli, kiri, dan pebalap Prancis Bryan Coquard, kanan, tergeletak di tanah setelah jatuh saat etape pertama balap sepeda Tour de France sepanjang 197,8 kilometer (122,9 mil) dengan start di Brest dan finis di Landerneau, Prancis

Liputan6.com, Jakarta Penyelenggara Tour de France secara resmi telah mencabut pengaduan terhadap seorang wanita yang menyebabkan salah satu kecelakaan terburuk dalam sejarah kompetisi bersepeda itu. Namun, wanita yang tidak disebutkan namanya itu tetap kemungkinan akan menghadapi tuntutan jaksa.

Seperti diketahui, wanita itu diduga membentangkan spanduk yang menyebabkan jatuhnya puluhan pengendara sepeda selama tahap pertama Tour de France pada Sabtu (26/6) lalu. Kecelakaan terjadi di dekat kota Saint-Cadou, 30 mil dari akhir balapan dari Brest ke Landerneau

Direktur balapan Christian Prudhomme menyatakan keprihatinannya terhadap wanita Prancis berusia 30 tahun yang saat ini berada dalam tahanan polisi. Sesaat setelah kejadian dia kemudian melarikan diri, meninggalkan pengendara sepeda terluka parah.

Wanita itu telah ditahan polisi sejak Rabu lalu, usai empat hari dalam pelarian. Dia diketahui telah meminta untuk menemui dokter, kata seorang sumber investigasi. "Kami ingin menenangkan segalanya, dan di atas segalanya untuk menyampaikan pesan kepada publik," kata Christian Prudhomme.

Dia mengatakan bahwa keselamatan dasar tidak boleh menghalangi orang bersenang-senang, menjelaskan: 'Ini adalah masalah mengulangi tindakan pencegahan pada rute Tur. Ketika Anda datang ke jalan-jalan Tour de France, ini untuk pesta, untuk antusiasme, untuk menikmatinya.”

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Luka-luka

Tour de France
Perbesar
Pebalap Inggris Chris Froome tergeletak di jalan setelah mengalami kecelakaan saat etape pertama balap sepeda Tour de France sepanjang 197,8 kilometer (122,9 mil) dengan start di Brest dan finis di Landerneau, Prancis, Sabtu, 26 Juni 2021. (AP Photo/Danie

Seperti yang terekam dalam video, wanita itu berdiri di pinggir jalan dan menyeringai ke kamera TV sambil memegang papan besar bertuliskan 'Pergi! Nenek dan Kakek 'dalam campuran Perancis dan Jerman.

Dia memunggungi pembalap yang mendekat dan memukulnya dengan lengan kiri. Pembalap Jerman Tony Martin adalah yang pertama jatuh, dan kemudian ada efek domino mengerikan dengan tumpukan sepeda dan tubuh. Ada banyak pembalap terluka, termasuk Jasha Sütterlin, pebalap Jerman lainnya,

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Melarikan Diri

Tour de France
Perbesar
Pebalap Swiss Marc Hirschi tergeletak di pinggir jalan setelah mengalami kecelakaan saat etape pertama balap sepeda Tour de France sepanjang 197,8 kilometer (122,9 mil) dengan start di Brest dan finish di Landerneau, Prancis, Sabtu, 26 Juni 2021. (AP Foto

Wanita itu menghilang sebelum akhirnya ditahan polisi di kota Landerneau di Brittany. Dia tinggal di departemen Finistere di Brittany, tempat Landerneau berada, dan mengaku ingin menyampaikan pesan kepada kakek-neneknya melalui kamera TV.

"Dia tidak perlu melakukan perjalanan jauh untuk sampai ke perlombaan, dan jelas tahu bagaimana melarikan diri setelah menyebabkan begitu banyak kerusakan," kata investigasi.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Penyelidikan

Banyak saksi diwawancarai, dan rekaman kamera juga diperiksa untuk melacak tersangka, sebelum dia menyerahkan diri. "Sekarang dia telah ditangkap, dia harus ditanyai panjang lebar, untuk mengetahui persis apa motifnya," kata sumber itu.

Sementara itu, Jaksa telah membuka penyelidikan kriminal karena dinilai dengan sengaja melanggar peraturan keselamatan dan menyebabkan cedera yang mungkin membuat seseorang tidak dapat bekerja hingga tiga bulan.'

Ini adalah pelanggaran yang dapat didakwa di Prancis yang dapat dihukum hingga satu tahun penjara dan denda yang setara dengan hanya di bawah 13.000 pounds.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Simak Video Menarik Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya