Mirip Ronaldo, Pogba Juga Singkirkan Botol Minuman saat Jumpa Pers Euro 2020 / 2021

Oleh Marco Tampubolon pada 16 Jun 2021, 16:30 WIB
Diperbarui 16 Jun 2021, 16:30 WIB
Prancis Taklukkan Jerman 1-0
Perbesar
Gelandang Prancis, Paul Pogba (tengah) membawa bola saat bertanding melawan Jerman pada pertandingan grup F Euro 2020 di Allianz Arena di Munich, Selasa (15/6/2021). Kemenangan membuat Prancis mengoleksi tiga poin di Grup F. (AP Photo/Matthias Schrader, Pool)

Liputan6.com, Jakarta Setelah Cristiano Ronaldo menyingkirkan botol Coca Cola dari hadapannya saat jumpa pers Euro 2020 / 2021, kini giliran gelandang Prancis, Paul Pogba yang mengambil langkah yang sama. Bedanya, pemain Manchester United atau MU tersebut tidak menyingkirkan produk minuman berkarbonasi seperti CR7.

Pogba seperti dilansir dari Metro.co.uk, menjauhkan botol bir Haineken dari hadapannya. Aksi ini dilakukan saat Pogba menghadiri acara jumpa pers usai pertandingan melawan Timnas Jerman pada babak penyisihan Grup F Euro 2020 / 2021. Dalam duel ini, Prancis menang dengan skor tipis 1-0. 

Sementara Pogba dinobatkan sebagai man of the match.  

Euro 2020 / 2021 disponsori berbagai produk, termasuk Haineken. Tidak aneh ketika saat jumpa pers, produk bir asal Belanda itu juga ditempatkan di atas meja agar ikut tersorot kamera televisi. Selain itu, terdapat juga dua botol Coca Cola yang sehari sebelumnya sempat disingkirkan Cristiano Ronaldo saat menghadiri acara jumpa pers usai Portugal menang telak 3-0 atas Hongaria di Puskas Stadium.  

Aksi ini sempat membuat heboh jagat maya. Ronaldo sendiri dikenal sebagai sosok yang menjalani diet ketat dan menjauhi gula. Akibat kejadian ini, Coca Cola ditengarai merugi hingga triliunan rupiah. 

Pogba tidak menyingkirkan botol yang sama dengan Ronaldo. Dia memilih menjauhkan Haneiken. Memeluk agama Islam sejak 2019 lalu, Pogba tidak ingin ada minuman beralkohol di mejanya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Bangga Sebagai Muslim

Foto Piala Eropa: Prancis Menang Atas Jerman Berkat Gol Bunuh Diri Matt Hummels di Laga Euro 2020
Perbesar
Pada menit ke-85, Karim Benzema sukses menjaringkan bola ke dalam gawang Timnas Jerman. Akan tetapi, gol Benzema tersebut dianulir VAR karena menilai sang pemain berada dalam posisi offside saat menerima umpan dari Paul Pogba. (Foto: AP/Pool/Matthias Schrader)

"Itu segalanya untuk saya. Itu juga yang membuat saya berterima kasih atas segala hal. Itu membuat saya berubah, menyadai banyak hal dalam hidup. Itu mungkin yang membuat saya lebih damai dalam diri saya," ujar Pogba dua tahun lalu tentang keputusannya menjadi pemeluk agama Islam. 

"Ini perubahan yang baik dalam hidup saya karena saya tidak dilahirkan sebagai seorang Muslim, meski ibu saya adalah seorang Muslim. Saya baru saja tumbuh seperti itu, menghormati semua orang."

Bukan hanya Pogba pesepak bola muslim yang  antiminuman beralkohol. Mantan pemain timnas Prancis, Frank Ribery juga sama. Pemain Fiorentina itu juga sangat menjauhi minuman tersebut. 

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Terancam Sanksi

Meski sangat ketat terhadap minuman beralkohol, Pogba ternyata abai dalam menjalankan protokol kesehatan. Dia pun terancam sanksi dari UEFA gara-gara menghampiri kerumunan penonton usai pertandingan Prancis melawan Jerman. Dia tampak berpelukan dengan sejumlah pendukung Les Bleus usai memberikan kaos yang dipakainya kepada salah seorang penonton yang ada di sana. 

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan juga video menarik di bawah ini

Lanjutkan Membaca ↓