Ditahan Imbang PSIM Yogyakarta, Pemain Bali United Dapat Kartu Merah

Oleh Dewi Divianta pada 14 Jun 2021, 22:40 WIB
Diperbarui 16 Jun 2021, 15:12 WIB
Ditahan Imbang PSIM Yogyakarta, Pemain Bali United Dapat Kartu Merah
Perbesar
Bali United FC saat bertanding dengan PSIM Yogyakarta (Liputan6.com / Dewi Divianta)

Liputan6.com, Denpasar - Dalam event Tour de Java, Bali United telah melakoni laga uji coba melawan PSIM Yogyakarta. Laga pertama Bali United, diungguli oleh PSIM Yogyakarta, yang dijuluki Laskar Mataram.

Sebelumnya, pada laga pertama Bali United lawan PSIM, mereka unggul 2-1.

Laskar Serdadu Tridatu sempat keteteran, saat menghadapi permainan Beny Wahyudi dan kawan-kawan. Sementara itu pada pertandingan kedua, Bali United FC terseok-seok dengan hasil imbang 1-1.

Bali United FC pada laga kedua melawan PSIM Yogyakarta pada hari Senin (13/5/2021), menurunkan tim lapis keduanya.

Hasil imbang 1-1 membuat Bali United dikritik pedas oleh suporter fanatiknya, Semeton Dewata di media sosial (medsos) Instagram.

Laskar Serdadu Tridatu unggul atas PSIM Yogyakarta atas gol yang diciptakan pemain nomor punggung 15, Gavin Kwan pada menit ke-33.

Namun lagi-lagi Bali United nampak kedodoran dan harus kebobolan atas ‘hol uang’, yang diciptakan Kennoveryan Achbar.

Tak hanya kebobolan, Bali United kembali mengalami kerugian, karena wasit memberikan kartu merah ke Gunawan Dwi Cahyo.

Bali United seakan kurang maksimal dalam melakoni pertandingan, yang digelar selama dua hari ini. Ada pola permainan yang kurang maksimal diperlihatkan mereka. Sementara itu, Bali United FC dalam waktu dekat, akan menjalani laga AFC Cup 2021.

Menurut salah seorang pengamat sepak bola Bali yang enggan disebut namanya, para pemain Bali United FC, terlihat over training.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Over Training

Ditahan Imbang PSIM Yogyakarta, Pemain Bali United FC Dapat Kartu Merah
Perbesar
Bali United FC saat bertanding dengan PSIM Yogyakarta (Liputan6.com / Dewi Divianta)

“Sepertinya pola latihannya yang salah. Pemain kelihatan over training. Tanpa saya sebutkan namanya, banyak pemain yang hanya berjalan saja saat pertandingan. Mereka tidak ngotot,” ucap dia.

Bali United akan menjalani pertandingan kedua pada hari Rabu (16/6/2021), melawan Persis Solo. Selanjutnya Laskar Serdadu Tridatu akan mengikuti Piala Wali Kota Solo.

Sementara itu, Pelatih Fisik Bali United Yogi Nugraha mengatakan, gol penyama kedudukan yang dicetak PSIM Yogyakarta, memberi pengaruh besar untuk permainan Serdadu Tridatu.

“Menurut kami gol itu offside. Pertandingan hari ini ada gol offside, jadi terpengaruh. Akhirnya Gunawan mendapat kartu merah,” kata dia usai pertandingan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Protes Berlebihan

PSIM Yogyakarta
Perbesar
Pertandingan uji coba Tour de Jawa, antara Bali United kontra PSIM Yogyakarta di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Minggu (13/6/2021). (Dok PSIM Yogyakarta)

Dia mengatakan, pemain Bali United FC melakukan protes berlebihan kepada pengadil lapangan. Padahal menurut Yogi, para pemain sudah diinstruksikan untuk tidak melakukan protes berlebihan.

“Fokus pertandingan yang dijalani saja, tapi akhirnya seperti ini,” katanya.

Yogi menyebut, Bali United FC akan berusaha lebih maksimal dalam pertandingan melawan Persis Solo di Piala Wali Kota Solo di tanggal 21 Juni 2021 mendatang.

“Kami sudah siapkan tim lawan Persis Solo. Kami mau hasil terbaik dan tidak ingin kalah. Kami juga mau melakukan evaluasi dalam empat pertandingan, sebelum menentukan komposisi yang terbaik di (Piala) Wali Kota Solo,” ucapnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini :

Lanjutkan Membaca ↓