Eriksen Nilai Kepergian Conte dari Inter Milan Absurd

Oleh Luthfie Febrianto pada 01 Jun 2021, 09:00 WIB
Diperbarui 01 Jun 2021, 09:00 WIB
FOTO: Pesta Gol ke Gawang Sampdoria, Inter Milan Pertegas Status Jawara Liga Italia
Perbesar
Gelandang Inter Milan, Christian Eriksen, melepaskan tendangan saat melawan Sampdoria pada laga Liga Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu (8/5/2021). Inter Milan menang dengan skor 5-1. (AFP/Miguel Medina)

Liputan6.com, Milan - Gelandang Inter Milan, Christian Eriksen mengaku kaget dengan hengkangnya sang pelatih Antonio Conte. Eriksen merasa sedikit absurd melihat hal tersebut.

"Ini kejutan yang sangat besar. Anda baru saja merasakan momen spesial juara. Tiba-tiba dia pergi. Saya benar-benar terkejut," kata Eriksen seperti dilansir Calciomercato.

Seperti diketahui, Inter Milan dan Conte berpisah jalan di akhir musim 2020/21. Conte hengkang karena tak suka dengan kebijakan manajemen.

Manajemen Inter Milan diketahui berniat memangkas gaji para pemain. Selain itu, mereka juga akan melepas beberapa pemain kunci demi kesehatan finansial klub.

Padahal, Inter Milan baru saja juara Liga Italia musim 2020/21. Gelar itu merupakan yang ke-19 sepanjang sejarah klub.

Hubungan Conte dan Eriksen sejatinya tak bisa dibilang dekat. Maklum, Eriksen sempat kerap dicadangkan sebelum terus menjadi andalan.

Meskipun demikian, Eriksen mengaku hubungannya dengan Conte baik. "Mereka selalu menjadi teman. Dia melihat sepak bola lain dengan saya. Dia pergi itu tetap mengejutkan," kata Eriksen.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Konsentrasi ke Piala Eropa

Christian Eriksen - Inter Milan - Liga Italia Serie A
Perbesar
Christian Eriksen mencetak gol kedua Inter Milan saat mengalahkan Udinese 5-1 pada laga penutup Liga Italia Serie A di Giuseppe Meazza, Minggu (23/5/2021). (Piero Cruciatti/LaPresse via AP)

Lebih lanjut, Eriksen mengaku belum terlalu ingin memikirkan masa depannya di Inter. Ia lebih memilih berkonsentrasi membela timnas Denmark di Piala Eropa pertengahan bulan nanti.

"Fokusnya adalah di Piala Eropa, baru kemudian kami akan berdiskusi dengan Inter Milan ketika saya kembali," ujar Eriksen.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Peran Baru

Namun demikian, Eriksen berharap ada perubahan dalam perannya di musim depan. Ia mengaku ingin lebih bermain agak menyerang.

"Tentu saja saya lebih memilih peran yang agak ke depan, ketimbang berada di depan garis pertahanan," katanya.

Lanjutkan Membaca ↓