MU Sengaja Mengalah dari Leicester Demi Hancurkan Liverpool ?

Oleh Thomas pada 12 Mei 2021, 07:00 WIB
Diperbarui 13 Mei 2021, 16:28 WIB
Ole Gunnar Solskjaer, Manchester United
Perbesar
Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, saat melihat timnya kalah 1-2 dari Leicester City dalam lanjutan Premier League, Rabu 12/5/2021) dini hari WIB. Kekalahan itu memastikan sang tetangga, Manchester City, menjadi juara Premier League musim ini. (PETER POWELL / POOL / AFP)

Liputan6.com, Jakarta- Manchester United takluk 1-2 di kandang sendiri dari Leicester City pada lanjutan Liga Inggris, Rabu (12/5/2021) dinihari WIB. Kekalahan MU ini memperburuk situasi rival abadinya Liverpool.

Pada laga yang berlangsung di Old Trafford itu, manajer MU Ole Gunnar Solskjaer menurunkan banyak pemain muda dan memarkir pemain-pemain kunci. Dua wonderkid Amad Traore dan Anthony Elanga bahkan dimainkan sejak menit pertama.

Kekalahan MU atas Leicester City ini pun jadi perbincangan hangat di media sosial. Warganet menduga sebagai konspirasi MU agar membuat Liverpool gagal lolos ke Liga Champions musim depan.

Posisi MU memang sudah relatif aman di posisi dua klasemen Liga Inggris. Mereka juga tetap nyaris mustahil mengejar pemuncak klasemen Manchester City andai menang atas Leicester.

Di sisi lain, Leicester justru sedang bersaing dengan Chelsea, West Ham United dan Liverpool untuk mendapatkan tiket ke Liga Champions musim depan dengan finis di empat besar Liga Inggris.

Kemenangan atas MU membuat Leicester City naik ke urutan tiga klasemen Liga Inggris dengan 66 poin. Leicester makin berpeluang lolos ke Liga Champions musim depan.

 

 

2 dari 4 halaman

Komentar Solskjaer

FOTO: Mason Greenwood Borong Dua Gol, Manchester United Bungkam Burnley
Perbesar
Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mengusap kepala Mason Greenwood usai laga melawan Burnley pada laga Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Minggu (18/4/2021). MU menang 3-1 Burnley. (Gareth Copley/Pool via AP)

Leicester unggul delapan poin dari West Ham dan sembilan atas Liverpool. Yang paling tak diuntungkan jelas Liverpool. Meski masih ada laga tunda, The Reds sudah terpaut tujuh poin dari Chelsea yang berada di urutan empat.

Solskjaer sendiri berkilah terpaksa merotasi tim karena padatnya jadwal. Dua hari setelah melawan Leicester, MU harus melakoni laga tunda melawan Liverpool. Praktis Setan Merah main tiga kali dalam kurun lima hari.

"Saya berharap saya bisa mengatakan, 'Ayo bermain penuh di semua pertandingan,' tapi itu tidak mungkin. Itu bagian yang sulit bagi saya, mengetahui bahwa jika saya bermain dengan 11 yang sama pada hari Selasa dan Kamis, itu tidak mungkin," tutur Solskjaer.

3 dari 4 halaman

Teori Konspirasi

Namun netizens tetap saja melihat ada teori konsipirasi untuk menjatuhkan Liverpool. Pasalnya MU akan kembali turun dengan kekuatan penuh saat melawan Liverpool dua hari mendatang.

Bahkan banyak fans MU di media sosial tak mempermasalahkan kekalahan dari Leicester karena banyak pemain muda yang diturunkan Solskjaer.

"Penggemar MU membuat pertandingan vs Liverpool ditunda, Solskjaer menyerahkan kemenangan kepada Leicester dan akan menurunkan tim yang kuat untuk mengalahkan Liverpool pada hari Kamis. Tidak akan berbohong MU sungguh berkelas untuk menghentikan Liverpool masuk 4 besar," kicau akun @UtdFaithfuls.

"Ole Gunner Solskjaer menempatkan tim cadangan melawan Leicester, meningkatkan harapan Liga Champions mereka sehingga dia dapat menempatkan tim yang kuat melawan Liverpool dan mengakhiri #UCL mereka," ujar warganet lainnya.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Menarik Ini

Lanjutkan Membaca ↓