Gagal ke Final Liga Champions, Gelandang Real Madrid Anggap Chelsea Lebih Unggul

Oleh Liputan6.com pada 06 Mei 2021, 12:45 WIB
Diperbarui 06 Mei 2021, 12:45 WIB
FOTO: All English Final Tercipta usai Chelsea Singkirkan Real Madrid - Timo Werner
Perbesar
Striker Chelsea, Timo Werner (tengah) mengontrol bola di tengah para pemain Real Madrid dalam laga leg kedua semifinal Liga Champions 2020/2021 di Stamford Bridge, London, Rabu (5/5/2021). Chelsea menang 2-0 atas Real Madrid. (AP/Alastair Grant)

Liputan6.com, Jakarta Real Madrid harus mengakui ketangguhan Chelsea pada leg kedua babak semifinal Liga Champions yang berlangsung di Stamford Bridge, Kamis (6/5/2021). Dalam duel ini, Los Blancos kalah 0-2. 

Hasil ini sekaligus menghentikan langkah Real Madrid di Liga Champions musim ini. Pasukan Zinedine Zidane tersingkir dengan agregat 1-3 setelah di leg pertama sebelumnya hanya bermain imbang 1-1. 

Gelandang Real Madrid Casemiro tidak ingin mencari kambing hitam atas kegagalan mereka ke Istanbul, Turki. Menurutnya, dari sisi permainan Chelsea memang unggul atas Los Blancos. Pasukan Thomas Tuchel terlalu tangguh sehingga Los Blancos sangat kesulitan mengembangkan permainan. 

Tak mau larut dalam kegagalan, Casemiro ingin segera fokus pada duel kontra Sevilla Minggu ini, dalam lanjutan LaLiga Santander pekan ke-35. Pasukan Zinedine Zidane masih duduk di peringkat kedua dengan selisih dua poin dari pemuncak klasemen sementara, Atletico Madrid.

"Dalam 25 menit pertama kami bermain lebih baik dan kami memiliki dua peluang dari Karim (Benzema)," kata Casemiro seperti dilansir Tribalfootball. 

"Kemudian mereka bermain lebih baik dan mereka memiliki lebih banyak peluang, tetapi tidak ada jalan untuk kembali. Saya pikir Chelsea lebih unggul dan bermain lebih baik dari kami," ucap pemain 29 tahun itu.

 

2 dari 3 halaman

Kesuksesan Madrid Tinggal Sejarah

Casemiro juga menyebut kesuksesan klubnya di Liga Champions beberapa musim lalu kini sudah menjadi sejarah. Karena faktanya saat ini Madrid kesulitan untuk meraih kembali trofi si Kuping Besar.

"Hari ini kami menunjukkan bahwa apa yang kami capai (di masa lalu) adalah sejarah, karena tidak mudah untuk memenangkan Liga Champions," ungkap Casemiro.

"Hari ini kami menunjukkan sekali lagi bahwa tidak mudah untuk memenangkan ini." ia mengakhiri.

Penulis: Akbar Bintang Fahrizal

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video menarik di bawah ini

Lanjutkan Membaca ↓