Batal ke European Super League, MU Bergolak

Oleh Thomas pada 30 Apr 2021, 18:30 WIB
Diperbarui 30 Apr 2021, 18:30 WIB
Logo Ilustrasi MU
Perbesar
Suasana di luar kandang Manchester United (MU), Old Trafford. (AFP/Oli Scarff)

Liputan6.com, Jakarta- Batalnya Manchester United ikut European Super League berbuntut panjang. Meski sudah memastikan mundur, posisi pemilik klub, keluarga Glazer, kembali digoyang oleh fans setia MU.

Puluhan ribu suporter MU berencana menggelar protes menentang keluarga Glazer pada akhir pekan nanti. Mereka akan mendesak Glazer segera menjual The Red Devils.

Menurut laporan media-media Inggris aksi demonstrasi fans MU ini bakal menyedot 10.000 orang. Mereka berencana berkumpul di sekitar Stadion Old Trafford.

MU dan pihak kepolisian Manchester diklaim sudah mengetahui rencana aksi protes ini. Setan Merah akan meningkatkan keamanan laga akhir pekan nanti saat melawan Liverpool di Liga Inggris 2 Mei 2021 nanti.

Jumlah petugas keamanan akan ditambahkan meski pertandingan MU melawan Liverpool masih digelar tanpa penonton.

 

2 dari 4 halaman

Tak Disukai

ilustrasi logo manchester united
Perbesar
ilustrasi logo manchester united (Liputan6.com/Abdillah)

Keluarga Glazer memang tak disukai oleh fans MU. Sejak mengambil alih klub pada 2005, konglomerat asal Amerika Serikat itu terus dibenci oleh penggemar MU.

Kebencian fans MU terhadap keluarga Glazer meningkat pada April 2021. Penyebabnya tak lain karena langkah Glazer membawa MU ikutan European Super League.

3 dari 4 halaman

Joel Glazer

Joel Glazer menjabat sebagai wakil chairman European Super League. Tekanan dari fans akhirnya membuat MU mundur dari European Super League.

Kompetisi tandingan Liga Champions itu akhirnya ditunda. Namun fans MU sudah terlanjur kesal dengan langkah Glazer memindahkan MU ke European Super League.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Menarik Ini

Lanjutkan Membaca ↓