Jelang Leg kedua, Thomas Muller Temukan Celah Untuk Kalahkan PSG

Oleh Liputan6.com pada 13 Apr 2021, 18:30 WIB
Diperbarui 13 Apr 2021, 18:30 WIB
FOTO: 5 Pemain yang Merasakan 2 Kali Treble Winner Bersama Bayern Munchen
Perbesar
Thomas Muller - Penyerang senior ini merupakan jebolan akademi Munchen yang sukses. Pemain 31 tahun itu merupakan salah satu pemain yang bergelimang gelar juara baik di level klub maupun Timnas. (Andreas Gebert/pool via AP)

Liputan6.com, Jakarta Bayern Munchen bakal kembali bersua Paris Saint-Germain dalam duel leg kedua perempat final Liga Champions 2021, Rabu, (14/4/2021) WIB. Pada leg pertama lalu Bayern harus mengakui keunggulan Raksasa Prancis tersebut dengan skor 2-3 untuk kemenangan Neymar dan kawan-kawan.

Dengan itu, FC Hollywood-juara bertahan Liga Champions harus meraih kemenangan tandang dengan selisih minimal dua gol untuk memuluskan langkahnya ke semifinal.

Hal ini tidak akan mudah dilakukan, mengingat performa PSG sedang on fire sepekan terakhir. Apalagi bintang muda mereka Kylian Mbappe selalu hadirkan mimpi buruk melalui gol-golnya di laga penting.

Jelang duel laga ini, penyerang Bayern Thomas Muller mengatakan dirinya sudah mengetahui bagaimana cara membalas kekalahan atas Les Parisiens. Yaitu dengan memanfaatkan celah dari gaya permainan bintang PSG Kylian Mbappe dan Neymar yang jarang membantu lini pertahanan tim nya.

Dengan itu, Muller berharap timnya dapat terbantu terbantu oleh kurangnya kontribusi kedua pemain itu untuk pertahanan PSG. Namun, pemain yang berhasil menjadi Juara Piala Dunia 2014 itu mengakui hal itu memang membuat tim asal Prancis itu lebih mengancam lewat skema serangan balik.

 

2 dari 3 halaman

Komentar Muller

"Dengan PSG, Neymar dan Mbappe biasanya tetap di depan, mereka tidak bertahan tetapi mereka tetap dalam situasi berbahaya untuk peluang serangan balik," ujar Muller kepada media selama konferensi pers jelang laga seperti dilansir Tribalfootball.

Ditanyai mengenai ancaman Kylian Mbappe di pertandingan nanti, pemain berusia 31 tahun itu menyebut bahwa sang pemain sangat berbahaya dan bakal membuat lini belakang tim memiliki tugas berat untuk mengawalnya.

"Dia sangat berbahaya. Dengan gaya permainan kami, ruang otomatis akan tercipta. Pertahanan akan memiliki tugas penting," jawab Muller.

"Kamu tidak akan pernah bisa membuat mereka keluar dari permainan sepenuhnya," pungkasnya.

Penulis: Akbar Bintang Fahrizal

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video menarik di bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓