Isi Kekosongan, Atlet Golf Amatir DKI Jakarta Tanding Lawan Pemain Pro

Oleh Thomas pada 23 Mar 2021, 17:16 WIB
Diperbarui 23 Mar 2021, 20:11 WIB
Ilustrasi golf
Perbesar
Ilustrasi Golf (Source: http://www.esperanceexpress.com.au)

Liputan6.com, Jakarta- Dalam rangka mengisi kevakuman kompetisi Golf selama pandemi, Persatuan Golf Indonesia (PGI) DKI Jakarta menggelar trial bertajuk Ryder Cup (Format), yang mempertemukan atlet junior dan elit amatir PGI DKI melawan Team Eighteen18Birdies. Nama yang disebut terakhir merupakan kumpulan atlet golf Pro (profesional) Indonesia yang sudah malang-melintang di berbagai kompetisi, baik nasional maupun internasional.

Pertarungan ini digelar di Suvarna Golf Club, Halim, Jakarta Timur, Senin, 22 Maret 2021, Ryder Cup mempertandingkan nomor FourBall, Foursome, Gentleman Match Play dan Ladies Single.

PGI DKI dikapteni Reza Rajasa, yang juga Ketua Umum PGI DKI, dan diperkuat sejumlah nama junior dan elit amatir, diantaranya Kentaro Nanayana, Almay Rayhan, Rifqi Alam, Jonathan Hartono, Bergas Batara, Khrisna Iskandar dan Yoko Natalia.

Sementara Eighteen18Birdies menampilkan squad “bertabur bintang” mulai Pedro Limardo (Captain), Danny Masrin, Peter Gunawan, Andrew Wirawan, Jamal Bhamadaj, Faraby Ali, Kim Jung Han, Kevin C Akbar, Kim Dong Yun, Fajar Winnuryanto, Rinaldi Adiyandono, Jonathan Wiyono, Zack Kim, Sim Min Sub, Dea Mahendra dan Putri Amani.

Jalannya pertandingan awalnya berlangsung ketat, namun jam terbang 18Birdies menjadi faktor kunci. Meski begitu atlet PGI DKI terus memberikan perlawanan. Hasil akhir -sebagaimana sudah banyak diduga- menempatkan 18Birdies sebagai pemenang dengan skor final 9 : 5.

 

 

 

2 dari 3 halaman

Perlawanan Ketat

Menanggapi hasil tersebut, Captain Eighteen18Birdies, Pedro Limardo menyatakan, on paper atlet pro memang memiliki keunggulan skill. “Tapi saya tidak mengatakan atlet PGI DKI mudah dikalahkan. Mereka memberikan perlawanan yang cukup ketat. Saya lihat beberapa pemain junior dan elit amatir memiliki bakat dan skill yang menjanjikan dalam beberapa tahun ke depan," ujar Pedro.

Sebagaimana diketahui beberapa atlet PGI DKI saat ini mendapatkan schoolarship dari universitas-universitas di Amerika Serikat (AS) melalui jalur prestasi golf. Diantaranya Kentaro Nanayana (Purdue University) dan Yoko Natalia (Augusta University. Kedua kampus tersebut memiliki tim golf yang diperhitungkan di AS.

Sementara Ketua Umum PGI DKI Reza Rajasa menyambut baik trial ini meskipun hasilnya belum berpihak ke PGI DKI.

“Di atas kertas 18Birdies unggul, kita semua tahu itu. Namun yang terpenting, anak-anak junior dan elit amatir memiliki ruang untuk berkompetisi dengan para seniornya. Ini kan jarang didapat kalau tidak sedang pandemi," ulasnya.

3 dari 3 halaman

Sambutan Positif

Terkait Ryder Cup, Reza mengaku sangat gembira event ini mendapat sambutan hangat masyarakat. Bahkan di akun instagram @pgidki banyak pertanyaan seputar kemungkinan kehadiran penonton. Namun karena masih PPKM, PGI DKI memutuskan untuk pertandingan berlangsung tanpa penonton.

Hal ini juga didukung oleh Chief Operational Officer (COO) Suvarna Golf Club, Zilyano Amjad Azhari yang menegaskan, pihaknya sangat menjaga ketat protokol kesehatan selama pandemi.

“Sesuai instruksi Gubernur DKI Jakarta, kami melakukan langkah-langkah pencegahan penularan Covid-19 sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah. Bahkan saat pemerintah menutup semua tempat usaha, kami juga mendukung," ujarnya.

Terkait dengan Ryder Cup, Suvarna sangat mendukung kegiatan golf, khususnya yang bersifat Championship. Hal ini penting sebagai bantuk dukungan stakeholders Golf Jakara untuk mencetak banyak atlet golf berbakat.

Lanjutkan Membaca ↓