Dewa United Esports Bantu Komunitas Disabilitas Jadi Atlet Pro

Oleh Thomas pada 18 Feb 2021, 20:50 WIB
Diperbarui 18 Feb 2021, 22:06 WIB
Dewa United Esports Bantu Komunitas Disabilitas Jadi Atlet Pro
Perbesar
Dewa United Esports Bantu Komunitas Disabilitas Jadi Atlet Pro (ist)

Liputan6.com, Jakarta- Persaingan di esports tanah air semakin sengit dengan kehadiran tim baru Dewa United Esports. Tim ini secara resmi dilaunching di Ballroom JHL Solitaire Hotel, Kamis (18/2/2021). Yang menarik Dewa United Esports memberikan wadah bagi komunitas disabilitas untuk bisa menjadi atlet esports profesional. 

Sebelum resmi diluncurkan, Dewa United Esports telah melakukan gebrakan fenomenal dengan mengadakan turnamen bertatuk Battle of Gods yang diadakan di 9 kota Indonesia seperti Jakarta, Tangerang, Bandung, Solo, Surabaya, Denpasar, Balikpapan, Makassar dan Palembang di awal Februari lalu. Total hadiahnya mencapai Rp 150 juta. 

Tak cuma itu, sebelumnya Dewa United Esports juga menunjukkan perhatiannya kepada komunitas disabilitas di penjuru daerah. Dewa United Esports mengadakan road show ke sembilan kota untuk menyosialisasikan olah raga esports ke komunitas-komunitas disabilitas. “Kami mengunjungi Yayasan Pembina Anak Cacat (YPAC) di Jakarta, Palembang, Bandung, Solo, Makassar dan Surabaya,” tutur CEO Dewa United David, Kamis (18/2/2021).

Selain itu mereka juga ke SLB Tunas Bangsa dan YKDW Karawaci. “Kami mengajak teman-teman disabilitas yang memiliki minat di olah raga esports untuk ikut turnamen Battle of Gods,” imbuh David.

Dalam turnamen Battle of Gods, Dewa United Esports membuat satu kategori khusus untuk teman disabilitas, yaitu PUBG Mobile Mode Solo.

Battle of Gods PUBG Mobile Mode Solo dapat sambutan luar biasa. Panitia menyediakan 100 slot peserta untuk teman disabilitas. Menariknya, 100 slot tersebut langsung terisi penuh. 

Untuk kategori ini juara satu direbut oleh Muhammad Rafi Sandi (Jakarta), juara dua diraih oleh Jarot Adrianto Putra, (Makassar), dan juara tiga dimenangkan oleh Andreas Deux Talitakum (Bali).

 

2 dari 4 halaman

Wadah Pertama

Dewa United Esports Bantu Komunitas Disabilitas Jadi Atlet Pro
Perbesar
Dewa United Esports Bantu Komunitas Disabilitas Jadi Atlet Pro (ist)

Ketiga pemenang Battle of Gods PUBG Mobile Mode Solo langsung dihadirkan dalam acara launching tim Dewa United Esports di JHL Solitaire Hotel. Pada kesempatan tersebut para pemenang menceritakan pengalaman mereka saat mengikuti Battle of Gods PUBG Mobile Mode Solo.

"Awalnya saya mengikuti kompetisi ini karena sudah kenal tim Dewa United Esports. Saya yakin saya bisa menang di kompetisi ini," ujar Muhammad Rafi Sandi kepada para awak media.

Rafi juga mengapresiasi Dewa United Esports yang memberikan kesempatan kepada teman disabilitas untuk mengikuti kompetisi dan mengembangkan diri di olahraga esports. "Kompetisi ini keren. Menurut saya ini kompetisi esports pertama yang mewadahi teman-teman disabilitas," tambah Rafi.

Andreas Deux Talitakum sebagai juara tiga juga tidak menampik Battle of Gods merupakan kompetisi esports pertama yang memiliki kategori disabilitas. Andreas berharap kompetisi untuk teman disabilitas tetap diadakan untuk ke depannya.

"Belum ada wadah untuk kami teman disabilitas di bidang esports. Ini yang pertama kali diadakan di Indonesia oleh Dewa United Esports. Semoga semakin banyak wadah yang diberikan untuk kami. Semoga Dewa United Esports semakin berkembang dan maju," tutup Andreas.

3 dari 4 halaman

Beberapa Divisi

Dalam kesempatan yang sama, David menjelaskan, Dewa United Esports sudah memiliki beberapa divisi game: Mobile Legends, PUBG Mobile dan Free Fire. Selanjutnya mereka akan membuat divisi games lainnya seperti e-Football PES, Valorant, Wild Rift, dan lainnya.

Dewa United bertekad menjadi klub baru yang memberikan kontribusi bagi industri olah raga di Tanah Air, dengan mencetak atlet-atlet muda berprestasi. Dewa United sendiri berisikan orang-orang muda kreatif yang terus berinovasi. Mulai dari pencarian bakat, pembimbingan hingga mencetak para juara. 

“Kami memilih nama Dewa United Esports karena memiliki keinginan untuk mengumpulkan para pemain berprestasi dan bertalenta luar biasa. Kami terus berusaha meningkatkan kemampuan hingga layak disebut dewa di setiap divisi,” ujar dia.

 

 

 

 

 

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Menarik Berikut ini

Lanjutkan Membaca ↓