5 Pesepak Bola Top yang Tidak Pernah Mencetak Gol di Liga Champions

Oleh Bogi Triyadi pada 16 Feb 2021, 13:00 WIB
Diperbarui 16 Feb 2021, 13:00 WIB
Liga Champions
Perbesar
Ilustrasi Logo dan trofi Liga Champions. (AFP/Valery Hache)

Liputan6.com, Jakarta - Liga Champions adalah kompetisi paling mewah dan terbesar di Eropa. Tidak hanya menghasilkan keuntungan yang besar, tapi juga memberi kesempatan bagi tim-tim untuk membuktikan mereka adalah yang terbaik.

Melihat para pesepak bola papan atas saling berhadapan di Liga Champions merupakan keuntungan tambahan. Rivalitas Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi adalah salah satunya.

Ronaldo dan Messi masing-masing telah mencetak lebih dari 100 gol dan memenangkan total sembilan trofi Liga Champions. Pencapaian keduanya di kompetisi ini kemungkinan akan tetap tidak tertandingi selama bertahun-tahun ke depan.

Tetapi, terkadang Anda tidak selalu perlu menjadi pencetak gol untuk menjadi juara. Seperti yang telah dibuktikan oleh 5 pesepak bola top ini dalam kariernya yang tidak pernah mencetak gol di Liga Champions seperti dikutip Ace Football.

 

2 dari 7 halaman

Michael Reiziger

Michael Reiziger
Perbesar
Mantan pemain Ajax Amsterdam, AC Milan, Barcelona, dan PSV Eindhoven. Michael Reiziger. (foto: instagram.com/explore/tags/michaelreiziger)

Michael Reiziger memiliki karier yang mengesankan sebagai pesepak bola profesional selama 17 tahun di Belanda, Italia, Spanyol, dan Inggris.

Reiziger memenangkan trofi Liga Champions pada usia 22 tahun bersama Ajax pada 1994/95. Saat itu, Ajax mengalahkan AC Milan 1-0 di final.

Dia kemudian bergabung dengan AC Milan untuk waktu singkat pada 1996/97. Selanjutnya pindah ke Barcelona, di mana Reiziger benar-benar membuat namanya terkenal.

Bek asal Belanda tersebut menjadi pemain reguler di pertahanan Blaugrana, tampil lebih dari 200 laga dan memenangkan empat trofi. Namun, tak satupun trofi Liga Champions dan dia kembali tidak bisa mencetak gol ke gawang lawan di kompetisi ini.

Reiziger kemudian bermain untuk Middlesbrough dan PSV Eindhoven sebelum mengakhiri kariernya pada 2007.

 

3 dari 7 halaman

Jamie Carragher

Rio Ferdinand dan 5 Kolektor Gol Bunuh Diri Terbanyak di Premier League
Perbesar
2. Jamie Carragher (7 gol bunuh diri) - Carragher memulai dan menghabiskan kariernya sepak bolanya bersama Liverpool. Bek asal Inggris ini pernah 7 kali melakukan gol bunuh diri di kompetisi Premier League. (AFP/Paul Ellis)

Jamie Carragher memenangkan trofi Piala UEFA, dua Piala Super UEFA, dan Liga Champions selama 17 tahun kariernya di Liverpool.

Carragher tidak diragukan lagi adalah salah satu bek paling terkenal yang pernah mengenakan kostum The Reds dan sangat penting bagi klub selama bertahun-tahun. Karena itu, dia selalu tampil di laga-laga terpenting.

Kemampuan Carragher sebagai bek tidak pernah dipertanyakan. Wajar jika eks pemain Timnas Inggris itu hanya mencetak lima gol untuk Liverpool.

Sebenarnya, Carragher mencetak satu gol di kualifikasi Liga Champions. Namun, gol itu tidak pernah dihitung sebagai gol resmi di kompetisi itu.

 

4 dari 7 halaman

Javier Mascherano

Sevilla vs Barcelona
Perbesar
Pemain Barcelona, Javier Mascherano, berduel dengan pemain Sevilla, Vitolo (kiri), pada laga lanjutan La Liga, di Ramon Sanchez Pizjuan Stadium, Minggu (6/11/2016). (AFP/Cristina Quicler)

Mascherano tak pernah memenangkan trofi dengan Liverpool, tapi melakukan cukup banyak hal untuk meyakinkan Barcelona mengontraknya dengan harg 20 juta euro pada 2010. Sejak saat itu, gelandang bertahan asal Argentina itu membangun warisannya.

Di Barcelona, Mascherano berkembang menjadi bek tengah selama delapan musim. Dia memenangkan 19 trofi, termasuk dua gelar Liga Champions. Namun, dia tidak pernah mencetak gol di kompetisi itu.

 

5 dari 7 halaman

Philipp Lahm

Lionel Messi dan 5 Pemain Bintang yang Bersinar di Tangan Pep Guardiola
Perbesar
1. Philipp Lahm - Pemain asal Jerman ini diubah menjadi gelandang oleh Pep Guardiola dan mampu beradaptasi dengan baik. Lahm menjadi tumpuan Bayern Munchen di bawah asuhan Guardiola. (AFP/Christof Stache)

Selain masa pinjaman dua musim di VfB Stuttgart, Philipp Lahm menghabiskan seluruh kariernya dengan seragam merah Bayern Munchen. Dia membuat 517 penampilan, membuat 16 gol dan 70 assist.

Lahm memenangkan 21 trofi untuk FC Hollywood, menjadi kapten pada 2010 dan memimpin tim meraih treble bersejarah pada 2012/13. Mungkin penghargaan terakhir datang dari Pep Guardiola, yang memujinya sebagai 'pemain paling cerdas' yang pernah dia latih.

Terlepas dari semua kemampuan dan atribut Lahm, dia tidak pernah mencetak gol di Liga Champions.

 

6 dari 7 halaman

Alessandro Nesta

6 Bintang AC Milan Saat Meraih Juara Liga Champions
Perbesar
5. Alessandro Nesta - Nesta menjadi duet maut bersama Paolo Maldini dalam menjaga pertahanan AC Milan pada 2007. Duet Nesta dan Maldini menjadi duet bek AC Milan paling sulit ditembus oleh serangan tim lawan. (AFP/Paco Serinelli)

Alessandro Nesta menjadi tembok pertahanan AC Milan antara 2002 dan 2012, tampil dalam 326 laga, serta memenangkan 10 trofi. Dua di antaranya trofi Liga Champions dan Piala Super Eropa.

Legenda Italia tersebut sangat terkenal karena kemampuannya dalam menghalau bola dan mengatur jebakan offside. Dia juga tidak pernah malu melakukan sliding tackle dengan waktu yang tepat.

Namun, berbeda dengan rekan satu timnya yang terkenal Paolo Maldini, juga seorang bek, Nesta tak pernah mencetak gol di Liga Champions meski sudah tampil 99 kali.

7 dari 7 halaman

Saksikan Video Liga Champions di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓