Tim Indonesia Masih Dominan, Rekor Pecah di Hari Kedua Reli Motor IERC 2020

Oleh Defri Saefullah pada 22 Nov 2020, 13:30 WIB
Diperbarui 22 Nov 2020, 14:03 WIB
Indonesia Enduro Rally Championship
Perbesar
Para pembalap Indonesia masih mendominasi di Indonesia Enduro Rally Championship (IERC) di Jawa Timur (istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Para pembalap kembali bersaing dengan sengit pada hari kedua kejuaraan reli motor Duracore Indonesia Enduro Rally Championship (IERC) 2020) yang dilaksanakan Sabtu (21/11/2020) kemarin. Mereka bersaing menjadi yang terbaik sejak start yang dimulai dengan rute baru dari Batu menuju Lawang mengitari Gunung Arjuno dan Bromo sejauh 138 km.

Setelah bersaing keta, keganasan tim Gudang Garam tak bisa dibendung. Tim Gudang Garam kembali mendominasi pemenang 1,2 dan 3 untuk kategori kategori tim.

Gudang Garam Enduro Team C kali ini berhasil menjadi juara kategori tim pada IERC 2020 hari kedua dengan catatan waktu tercepat 2 jam 52 menit. Pemenang dua Gudang Garam Enduro Team B dengan waktu tercepat 3 jam 28 menit dan Pemenang 3 Gudang Garam Enduro Team A dengan waktu tercepat 3 jam 59 menit.

Sedangkan kelas indidu dimenangi Achmad Rizky dari Pro GT Martapura. Dia berhasil menjadi yang terbaik dengan catatan waktu 5 jam 40 menit.

Posisi dua direbut pembalap Francois Touraille (Ona Cangu) 5 jam 44 menit dan Bagus DW Gudang Garam Enduro team dengan waktu 5 jam 58 menit. Dalam IERC hari kedua, Darius Sinanthrya dan Fathir Muchtar kembali keluar jalur dan tidak sampai finis.

"Seperti yang saya sampaikan diawal, rute sangat menantang untuk para peserta balap. Namun kegigihan para pembalap, akhirnya mampu finis dengan baik. 75 persen peserta finis dan selebihnya terpaksa keluar lintasan," kata Ketua Pelaksana Duracore IERC 2020, Edi Kampang

 

2 dari 4 halaman

Pecah Rekor

Indonesia Enduro Rally Championship
Perbesar
Para pembalap Indonesia masih mendominasi di Indonesia Enduro Rally Championship (IERC) di Jawa Timur (istimewa)

Yang menarik, pembalap Ridho dari tim Gudang Garam Enduro team C berhasil masuk waktu tercepat dan memecahkan rekor Hole in Track dengan waktu 2 jam 52 menit. Ia berhak mendapatkan hadiah motor special engine dari Duracore.

"Rekor kembali terpecahkan untuk kelas ini (Hole in Track). Pembalap Ridho pulang membawa motor special engine dari Duracore. Ini istimewa sekali," kata Edi Kmapang.

Rute kemarin kembali diwarnai hujan di sore hari. Sehingga track lintasan basah dan licin. Dua pembalap wanita berhasil menyelesaikan sampai finis atas nama Cha dan Ririn. Sedangkan Irma Ferdiana harus keluar lintasan.

"Rute kedua ini memang banyak sekali tanjakan dan turunan yang sangat menguras energi fisik para pembalap. Ditambah lagi hujan membuat trek basah dan licin. Ini jadi kesulitan tersendiri untuk pembalap," ujarnya.

 

3 dari 4 halaman

Rute Terakhir

Hari ketiga Minggu (22/11/2020) ini, para pembalap akan memasuki rute baru dari Lawang menuju kembali ke Batu, Malang. Rutenya lebih pendek dibanding 2 hari kemarin, namun tetap sangat menantang.

"Finishing hari ini di hari ketiga ya. Pengumumamn pemenang dan seremoni akan dilakukan nanti malam di hotel Kartika Wijaya Batu. Kita lihat siapa yang akan menjadi yang terbaik di hari ketiga ini," ujar Edi.

IERC disiarkan secara live streaming dan klasemen pembalap bisa diketahui secara live lewat tayangan di duracore TV di youtube.

4 dari 4 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓