Evaluasi EPA Persija usai Uji Coba Lawan Tim Senior

Oleh Liputan6.com pada 21 Okt 2020, 00:00 WIB
Diperbarui 21 Okt 2020, 00:00 WIB
PERSIJA
Perbesar
PERSIJA (Liputan6.com/Abdillah)

Liputan6.com, Jakarta - Tim Elite Pro Academy Persija Jakarta menjalani uji coba melawan tim senior Jumat (16/10/2020). Dalam laga ini EPA Persija harus kalah dengan skor telak 2-7. 

Dengan kekalahan itu, tim pelatih EPA Persija langsung mengevaluasi hasil pertandingan tersebut agar dapat diperbaiki saat kembali latihan. 

Salah satu kekurangan dari EPA adalah transisi pemain. Evaluasi tentang transisi pemain diperlihatkan dengan beberapa catatan melalui rekaman video. 

Pelatih EPA Persija Ferdiansyah mengatakan kalau para pemain sudah mengikuti arahan dengan baik. Namun, menurut Ferdiansyah, kesalahan individu masih menjadi faktor EPA kebobolan banyak. 

“Meski kalah anak-anak sudah bermain secara tim. Mungkin kesalahan individu yang membuat mereka harus kebobolan banyak gol. Salah satu yang saya soroti masalah transisi,” ujar Ferdiansyah dilaman resmi Persija

2 dari 3 halaman

Kurang Konsisten

Persija U-16, Persela U-16, Elite Pro Academy U-16, PSSI
Perbesar
Persija U-16 menghadapi Persela U-16 dalam pertandingan pembukaan kompetisi Elite Pro Academy U-16 2018 yang digelar oleh PSSI. Pertandingan digelar di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu (15/9/2018). (Istimewa)

Ferdiansyah juga mengatakan kalau transisi dari pemain EPA Persija masih kurang konsisten untuk diterapkan.

 Menurutnya respon pemain tentang transisi masih telat serta kurang konsisten untuk mengambil keputusan. 

“Beberapa catatan saya ketika melakukan transisi negatif maupun positif anak-anak masih telat atau terkadang kurang konsisten saja saat mengambil keputusan untuk transisi,” tambahnya.

 

Penulis: Ray Kevin Agape 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Persija Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓