Susi Pudjiastuti Temani Mike Tyson Berbagi Pengalaman Hidup Malam Ini

Oleh Marco Tampubolon pada 02 Okt 2020, 17:10 WIB
Diperbarui 02 Okt 2020, 21:42 WIB
Mike Tyson
Perbesar
Mike Tyson. (AFP/James Gilbert)

Liputan6.com, Jakarta Meraih kejayaan di usia yang sangat mudah tidak membuat hidup Mike Tyson berjalan mulus. Jalan hidupnya penuh liku dan penuh perjuangan untuk keluar dari sisi buruk yang selama ini membelengu. 

Tyson merupakan juara dunia tinju kelas berat termuda sepanjang masa. Pria yang dijuluki si Leher Beton itu merebutnya saat masih berusia 20 tahun 150 hari pada 22 November 1986 lalu. Kebehasilan ini sekaligus jadi pintu gerbang menuju kesuksesan di tinju profesional yang mengubah nasibnya.  

Namanya terus melambung. Harta dan kekayaan menyusul. Remaja bengal dari Brooklyn, Amerika Serikat itu pun berubah menjadi sosok populer di dunia. 

Namun bukan pukulan lawan yang mebuat Tyson jatuh. Tantangan terberat justru datang dari kehidupan sehari-hari dan berulang kali Tyson kalah. Perilaku yang 'ugal-ugalan' tak hanya menyeretnya ke sejumlah perkara. Kariernya juga hancur dan nama besarnya juga tercemar.

Di luar ring, Tyson beberapa kali berurusan dengan pengadilan. Mulai dari tindak kekerasan dalam rumah tangga, pemerkosaan, hingga perkelahian jalanan. Keuangannya hancur. Pada tahun 2003, Tyson mengaku bangkrut dan mengajukan kepailitan ke pengadilan di Manhattan, Amerika Serikat.

Perlahan, Tyson kembali bangkit. Dengan tenaga yang tersisa, dia membangun kembali kehidupannya. Di luar tinju, pria yang mengubah namanya menjadi Malik Abdul Aziz itu aktif dalam berbagai kegiatan, mulai dari terjun ke dunia perfiliman hingga menggarap acara podcast Hotboxin di kanal YouTube. 

2 dari 4 halaman

Laga Amal

Mike Tyson Vs Evander Holyfield
Perbesar
Mike Tyson dan Evander Holyfield kembali berduel di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas pada 28 Juni 1997. Akan tetapi, laga akbar ini harus dihentikan pada ronde ketiga, karena Tyson menggigit kuping Holyfield. (AFP/JOHN GURZINSKI)

Tyson juga berniat kembali ke ring tinju. Namun bukan sebagai atlet profeisonal, untuk laga eksebisi. 

Rencananya, Tyson yang sudah berusia 54 tahun akan bertemu Roy Jones Jr pada November 2020. Keduanya bersedia naik ring lagi setelah bertahun-tahun pensiun demi mengumpulkan dana amal. 

 

3 dari 4 halaman

Dipandu oleh Susi Pudjiastuti

Susi Pudjiastuti Bahas Masalah Natuna di DPP PKS
Perbesar
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat acara diskusi "Ngopi Bareng Presiden PKS" di DPP PKS, Jakarta, Senin (20/1/2020). Diskusi ini mengangkat tema "Sengketa Natuna dan Kebijakan Kelautan". (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Pengalaman hidup ini bakal dibagikan Tyson kepada para penggemarnya di Indonesia lewat acara bincang-bincang yang ditayangkan oleh Mola TV. Menariknya, dalam acara ini, hadir juga Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti yang akan bertindak sebagai pemandu acara. 

Acara berjudul Life Lesson from The Champ-Mike Tyson ini bakal berlangsung mulai pukul 22.00 WIB. 

4 dari 4 halaman

Saksikan juga video menarik di bawah ini

Lanjutkan Membaca ↓