Terjebak di Sangkar Emas, Bale Tuding Real Madrid yang Enggan Beri Restu

Oleh Marco Tampubolon pada 03 Sep 2020, 14:45 WIB
Diperbarui 03 Sep 2020, 14:45 WIB
Gareth Bale - Real Madrid
Perbesar
Winger Real Madrid Gareth Bale tampak kecewa setelah golnya ke gawang Barcelona dianuli dalam lanjutan Liga Spanyol di Camp Nou, Kamis (19/12/2019) dini hari WIB. Duel bertajuk El Clasico itu berakhir 0-0.(AP Photo/Joan Monfort)

Liputan6.com, Jakarta Kisah pilu Gareth Bale bersama Real Madrid seakan tidak akan pernah tuntas. Meski berulangkali menunjukkan gestur tidak betah di skuat Los Blancos, pemain asal Wales itu tetap masih terpenjara di Santiago Bernabeu.

Bale sebenarnya aset berharga Real Madrid bila dilihat dari bayaran yang diterimanya. Namun pemain yang diboyong dari Tottenham Hotspur dengan label sebagai pemain termahal dunia itu seperti berada di sangkar emas.

Meski bergaji selangit, Bale tidak punya tempat di skema Zinedine Zidane. Musim ini, Bale bahkan lebih banyak memghabiskan waktu sebagai pemanas bangku cadangan.

Seperti dilansir dari AS, sepanjang musim 2019/2020, Bale hanya tampil 1.092 menit di La Liga Spanyol dan 116 menit di Liga Champions. Padahal dua tahun sebelumnya, Bale sempat menjadi penentu keberhasilan Real Madrid meraih gelar Liga Champions ke-13.

 

2 dari 5 halaman

Dipanggil ke Timnas

Semangatnya Gareth Bale Latihan Bersama Timnas Wales
Perbesar
Pemain Timnas Wales, Gareth Bale, saat mengikuti latihan jelang laga UEFA Nations League di Hensol, South Wales, Senin (31/8/2020). Wales akan berhadapan dengan Finlandia. (AFP/Geoff Caddick)

Beruntung, Garerth Bale masih punya tempat di timnas Wales. Pelatih kepala Ryan Giggs, tetap memanggil Bale saat timnya menghadapi laga UEFA Nations League pada pekan ini.

 

3 dari 5 halaman

Dihalangi Klub

ilustrasi real madrid
Perbesar
ilustrasi real madrid (Liputan6.com/Abdillah)

Real Madrid bukannya tidak ingin melepas Bale. Beberapa waktu lalu, Zidane bahkan sudah menyatakan bakal merelakan Bale ke klub China dengan nilai transfer gila-gilaan.

Namun Bale ternyata batal pindah dan masih bertahan di Real Madrid hingga saat ini. Dia mulai pasrah dan tidak bersemangat membahas masa depannya di Los Blancos.

"Saya pikir klub yang harus menjawab pertanyaan itu, sebab saya sudah berusaha pindah musim lalu dan mereka menggagalkannya di detik terakhir," kata Bale saat ditanya soal masa depannya di Madrid seperti dilansir dari AS, Kamis (3/8/2020).

"Tahun lalu, saya sebenarnya sangat tertarik dengan proyek itu, tapi tidak kesampaian. Ada contoh lain lagi di mana kami ingin pergi dan Real Madrid tidak mengizinkan. Saya benar-benar tidak bisa melakukan apa-apa karena saya masih terikat kontrak," bebernya.

"Yang bisa saya lakukan hanyalah melanjutkan apa yang saya lakukan dan mudah-mudahan sesuatu muncul. Tapi seperti yang saya katakan, itu ada di tangan klub. Mereka membuat segalanya sangat sulit untuk jujur."

 

4 dari 5 halaman

Ingin Kembali ke Liga Inggris

Selain klub China, Bale juga sempat dikabarkan ingin kembali ke Liga Inggris. Mengenai hal ini, Bale tampak sangat antusias.

“Jika opsi itu muncul maka saya pasti meliriknya. Kami punya banyak waktu di jendela transfer ini dan saya rasa beberapa waktu lainnya juga. Waktu akan menjawab."

5 dari 5 halaman

Saksikan juga video menarik di bawah ini

Lanjutkan Membaca ↓