MU Finis Ketiga dan ke Liga Champions, Ole Gunnar Solskjaer Buktikan Dirinya Manajer Top

Oleh Bogi Triyadi pada 01 Agu 2020, 17:30 WIB
Diperbarui 01 Agu 2020, 17:30 WIB
Manchester United Vs Watford
Perbesar
Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, merayakan kemenangan atas Watford pada laga Premier League di Stadion Old Trafford, Sabtu (30/3). Manchester United menang 2-1 atas Watford. (AP/Martin Rickett)

Liputan6.com, Manchester - Meski lambat di awal musim dan pertanyaan tentang masa depannya, Ole Gunnar Solskjaer mampu membawa Manchester United (MU) tampil konsisten pada paruh kedua. Setan Merah finis di posisi tiga Liga Inggris dan lolos ke Liga Champions.

Pertanyaan juga sempat muncul di awal musim tentang keputusan Solskjaer, terutama mengenai keyakinannya yang tak tergoyahkan kepada para pemain muda MU.

Tapi tak terkalahkan dalam 14 pertandingan, sembilan di antaranya menang, sejak Februari 2020 adalah kuncinya. Hasil tersebut sudah cukup untuk MU melompati Chelsea dan Leicester di papan klasemen.

"Saya senang untuk semua orang di MU setelah mereka mencapai target kualifikasi Liga Champions. Mereka pantas mendapatkannya kata Dimitar Berbatov kepada Betfair.

"Mereka harus mengalahkan Leicester dan mereka melakukannya. Saya senang untuk Ole dan tim, ini akan sangat besar untuk klub dan untuk semua orang," imbuh mantan striker MU itu.

 

2 dari 4 halaman

Puji Solskjaer

MU vs Leicester City
Perbesar
Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, berselebrasi dengan timnya pada akhir partai pamungkas Liga Inggris menghadapi Leicester City di Stadion King Power, Minggu (26/7/2020). MU lolos ke Liga Champions musim depan setelah mengalahkan Leicester City 2-0. (Carl Recine/Pool via AP)

Berbatov memuji kinerja Solskjaer yang bisa mengangkat penampilan MU. "Akan selalu ada keraguan, tapi orang-orang secara keseluruhan akan menyadari bahwa manajer perlu waktu untuk membangun. Tentu saja ada hambatan, tapi di masa depan hal-hal dapat meningkat dan Ole telah menunjukkan hal itu," ucapnya.

"Akan lebih sulit sekarang dengan Liga Champions dan Anda masih akan mendapat kritik tahun depan ketika Anda kalah. Tapi untuk sekarang, kita harus senang dengan pekerjaan yang telah dilakukannya."

"Saya pikir para pemain menyukainya, dan itu ditunjukkan oleh bagaimana mereka bermain," tandas Berbatov yang pernah membawa MU juara Liga Inggris dua kali. 

3 dari 4 halaman

Klasemen Liga Inggris

 
4 dari 4 halaman

Saksikan Video Manchester United di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓