Tidak Sampai Sepekan, Xavi Hernandez Sembuh dari COVID-19

Oleh Marco Tampubolon pada 30 Jul 2020, 10:46 WIB
Diperbarui 30 Jul 2020, 10:47 WIB
Xavi Hernandez
Perbesar
Xavi Hernandes berharap suatu hari nanti bisa melatih Barcelona dan mengembalikan klub tersebut ke jalur kemenangan. (AFP/Karim Jaafar)

Liputan6.com, Jakarta Belum genap sepekan sejak mengaku terjangkit virus Corona COVID-19, mantan pemain Barcelona, Xavi Hernandez sudah bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Pria yang kini menangani tim Qatar, Al-Sadd's tersebut mengaku sudah sembuh dan siap menjalankan tugasnya sebagai pelatih kepala.

Sabtu lalu, Xavi Hernandez menyampaikan kabar mengejutkan kepada publik. Lewat akun media sosialnya, Xavi menyatakan dia positif terinfeksi virus Corona penyebab COVID-19.

Xavi yang kini berusia 40 tahun diketahui terjangkit COVID-19 usai mengikuti pemeriksaan rutin pemain dan staf Al-Sadd. Xavi tidak memiliki gejala. Meski demikian, agar tidak menulari orang-orang terdekatnya, khususnya keluarga tercinta, Xavi Hernandez terpaksa mengasingkan diri.

Namun Rabu (29/7/2020), Xavi mengaku sudah sembuh. "Terima kasih atas seluruh perhatian yang saya terima selama beberapa hari ini," tulisn Xavi lewat akun Instagram-nya sembari mengunggah beberapa foto. Salah dari foto tersebut memperlihatkan Xavi tengah menggendong putri tercintanya.

"Saya ingin menyampaikan kalau saya sudah sembuh dan kembali ke rumah bersama keluarga dan tim Al-Sadd," tulisnya.

 

2 dari 5 halaman

Tingkat Kesembuhan Tinggi

Ilustrasi Covid-19, virus corona
Perbesar
Ilustrasi Covid-19, virus corona. Kredit: Gerd Altmann via Pixabay

Qatar seperti diketahui merupakan satu dari sederet negara Timur Tengah yang terpapar virus Corona Covid-19. Sebanyak 4 persen dari 2,75 juta orang Qatar dinyatakan positif COVID-19, dengan total 110.153 kasus dilaporkan sejak awal pandemi. Angka ini menjadikan Qatar sebagai salah satu negara dengan tingkat infeksi per kapita tertinggi.

Meski demikian, tingkat kematian akibat COVID-19 di Qatar terbilang rendah. Negara kaya raya itu hanya melaporkan 169 kematian dan menjadi salah satu negara dengan tingkat kematian terendah di dunia dengan angka kesembuhan mencapai 106.849 orang.

 

3 dari 5 halaman

Lewatkan Kemenangan Al-Sadd

Xavi Hernandez
Perbesar
Gaya Xavi Hernandez saat mendampingi tim asuhannya, Al Sadd. (AFP/Karim Jaafar)

Akibat COVID-19 yang dideritanya, Xavi harus melewatkan pertandingan perdana Al-Sadd pada lanjutan Liga Qatar. Kompetisi ini sebelumnya sempat terhenti karena pandemi.

Seperti dilansir dari Channel News Asia, tanpa Xavi, Al-Sadd menang 2-1 atas Al-Khor.

4 dari 5 halaman

Rumor ke Barcelona

Xavi membuat 767 penampilan tim utama untuk raksasa Catalan antara 1998 dan 2015. Ia juga memenangkan 133 caps untuk tim nasional Spanyol.

Dia memenangkan delapan gelar La Liga bersama tiga mahkota Copa del Rey dan empat trofi Liga Champions dalam total 25 gelar bersama klub. Namun setelah 17 tahun berseragam MU, Xavi Hernandez memutuskan pindah pada tahun 2015 dan berlabuh ke klub Qatar, Al-Sadd.

Awalnya, Xavi Hernandez berstatus sebagai pemain dan sukses membawa Al-Sadd merebut Qatar Star League 2018/2019. Namun sejak tahun lalu, Xavi Hernandez diangkat sebagai manajer dan sudah mempersembahkan dua trofi, yakni Qatar Super Cup 2019 dan Qatar Cup 2020. 

Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, sebelumnya sempat mengirim sinyal ingin memulangkan Xavi. Bartomeu menyebut mantan pemain timnas Spanyol itu bakal menangani Lionel Messi Cs.

Namun, Bartomeu memastikan kalau Barcelona bakal menghormati kontrak yang dimiliki pelatih saat ini, Quique Setien Setien. Bartomeu berkata kalau Xavi Harnandez bakal menjadi suksesor Setien. Nama Xavi sebelumnya juga sempat muncul saat Barcelona memecat pelatih Ernesto Valverde. 

5 dari 5 halaman

Saksikan juga video menarik di bawah ini

Lanjutkan Membaca ↓