Liga Champions: MU dan Chelsea Saling Sikut karena Manchester City, Apa Kata Lampard?

Oleh Marco Tampubolon pada 14 Jul 2020, 16:30 WIB
Diperbarui 14 Jul 2020, 16:30 WIB
Sheffield United Vs Chelsea
Perbesar
Pelatih Chelsea, Frank Lampard, tampak kecewa usai ditaklukkan Sheffield United pada laga Premier League di Stadion Bramall Lane, Sabtu (11/7/2020). Chelsea kalah tiga gol tanpa balas. (Peter Powell/Pool via AP)

Liputan6.com, London - Manchester City akhirnya diizinkan untuk mengikuti Liga Champions musim depan setelah banding mereka di pengadilan arbitrase dunia (CAS) dikabulkan. Keputusan ini berimbas kepada peluang Chelsea dan Manchester United (MU) untuk menembus ajang bergengsi tersebut.

Seperti diketahui, empat tim teratas Liga Inggris bakal lolos ke Liga Champions musim depan. Dua tempat sudah dipastikan menjadi milik sang juara Liverpool dan runner up Manchester City.

Sementara dua slot lagi bakal diperebutukan tiga klub, yakni MU, Chelsea, dan Leicester City. Hingga matchday ke-35, jarak ketiga ketiga klub ini sangat rapat hanya terpaut maksimal satu poin saja.

Chelsea kini berada di urutan ketiga dengan 60 poin. Sementara Leicester dan MU berturut-turut menyusul di urutan keempat dan kelima. MU dan Leicester bahkan sama-sama memiliki 59 poin.

Chelsea yang kalah 0-3 dari Sheffield United sebenarnya bisa saja tergusur dari posisi ketiga seandainya MU berhasil mengalahkan Southampton, dini hari tadi WIB. Namun The Blues sedikit bernapas lega karena Setan Merah hanya mampu merebut 1 poin usai imbang 2-2.

"Saya jelas netral dalam hal ini. Saya tidak tahu banyak soal kasus itu atau detailnya seperti apa. saya hanya mendengar hasilnya dari orang-orang pagi ini," kata Lampard saat ditanya mengenai banding Manchester City yang diterima CAS seperti dilansir Metro.

"Saya tidak ingin meramal apa yang ada di luar pertandingan. Kami masih punya beberapa pertandingan lagi, kami ingin memenangkannya dan melihat apakah kami bisa lolos ke Liga Champions musim depan," beber mantan pemain Chelsea tersebut.

"Saya benar-benar tidak berharap bahwa akan ada tim tambahan yang masuk atau tidak."

 

2 dari 3 halaman

Tekanan Lebih Terasa

Manchester United Menang Telak Atas Chelsea di Old Trafford
Perbesar
Gelandang Manchester United, Paul Pogba (tengah) menggiring bola dari kawalan pemain Chelsea pada pertandingan Liga Inggris di Old Trafford (11/8/2019). MU menang telak 4-0 atas Chelsea. (AFP Photo/Oli Scarff)

Dalam situasi ini, Chelsea tidak bisa lagi lagi terpeleset di tiga laga tersisa. Apalagi dua laga akan berlangsung di kandang, Stamford Bridge. Hanya saja dari tiga laga ini, Chelsea masih bertemu juara musim ini Liverpool. Duel ini sangat berpotensi menjadi sandungan bagi The Blues.

Sementara itu, MU cenderung lebih ringan mengingat tim yang dihadapi sebagian besar adalah tim papan bawah, seperti Crystal Palace dan West Ham United. Satu-satunya yang berpotensi mengganjal Setan Merah adalah ketika menghadapi partai hidup mati di kandang Leicester City.

"Kami mengkhawatirkan diri sendiri dan jika kami bisa memenangkan cukup laga sekarang kami bisa ke Liga Champions," kata Lampard.

"Kami berada di urutan ketiga, seperti saya katakan semua tergantung kami. Saya tidak pernah suka jika ada pemain yang berpikir bahwa ada slot tambahan sehingga mereka bisa lebih santai. Bukan itu caranya. Tekanan selalu ada. Hanya saja sekarang lebih terasa."

 

3 dari 3 halaman

Tidak Bersalah

Sebelumnya, Manchester City sempat dilarang mengikuti Liga Champions karena dugaan penyalahgunaan sponsor. Namun, CAS tidak melihat itu sebagai sebuah pelanggaran.

Dalam penyataan resminya, CAS menekankan bahwa sebagian besar dugaan pelanggaran yang dilaporkan oleh UEFA Club Financial Control Body (CFCB) tidak dibuat atau dibatasi waktu.

"Manchester City tidak bersalah atas dugaan penyalahgunaan sponsor. Tidak tepat untuk memberlakukan larangan berpartisipasi dalam kompetisi UEFA karena kegagalan klub berkomunikasi dengan CFCB," bunyi pernyataan resmi CAS terkait permohonan banding Manchester City. 

 

Lanjutkan Membaca ↓