Update Pandemi Virus Corona Covid-19 di Indonesia, Selasa 7 Juli 2020, Pasien Sembuh Terus Naik

Oleh Adyaksa Vidi pada 07 Jul 2020, 15:43 WIB
Diperbarui 12 Jul 2020, 15:33 WIB
Ilustrasi Virus Corona 2019-nCoV (Public Domain/Centers for Disease Control and Prevention's Public Health Image)
Perbesar
Ilustrasi Virus Corona 2019-nCoV (Public Domain/Centers for Disease Control and Prevention's Public Health Image)

Liputan6.com, Jakarta - Pandemi virus corona covid-19 masih terjadi di Indonesia. Hari ini, Selasa (7/7/2020), ada 866 pasien yang sembuh dan negatif dari virus corona covid-19.

Total jumlah pasien yang sembuh sudah mencapai 30.785 orang. Sementara jumlah pasien yang positif virus corona covid-19 bertambah 1.268 orang.

Sehingga total yang positif covid-19 mencapai 66.226 orang. Penambahan juga terjadi pada pasien yang meninggal dunia yakni bertambah 68 orang.

Total jumlah pasien yang meninggal dunia karena virus corona covid-19 adalah 3.309 orang.

Data pasien virus corona covid-19 ini tercatat sejak Senin, 6 Juli 2020 pukul 12.00 WIB hingga hari ini pukul 12.00 WIB.

2 dari 3 halaman

Daerah Tak Terdampak Bertambah

Ilustrasi gambar SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan Corona COVID-19, diisolasi dari seorang pasien di AS. Diperoleh 27 Februari 2020 milik National Institutes of Health yang diambil dengan mikroskop elektron transmisi.(AFP/National Institutes Of Health)
Perbesar
Ilustrasi gambar SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan Corona COVID-19, diisolasi dari seorang pasien di AS. Diperoleh 27 Februari 2020 milik National Institutes of Health yang diambil dengan mikroskop elektron transmisi.(AFP/National Institutes Of Health)

Sebelumnya, Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah membeberkan  perkembangan data pemetaan zonasi daerah di 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Hasilnya, per 5 juli 2020 terdapat 61 Kabupaten/kota yang sudah tidak terdampak, dengan 43 di antaranya masuk dalam zona hijau dengan tidak ditemukan lagi kasus baru.

"175 kabupaten kota dengan resiko rendah, 180 kabupaten kota dengan risiko sedang, dan 55 kabupaten kota dengan resiko tinggi," kata Dewi saat jumpa pers di Graha BNPB Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Menurut analisis Tim Pakar, lanjut Dewi, terlihat pergerakan pemetaan zonasi risiko Covid-19 daerah, dimulai dari akhir Mei 2020 sampai dengan terakhir tanggal 5 Juli 2020. Dewi menyatakan, zona hijau yang bertambah sebesar 20,2% dari seluruh 514 kabupaten kota yang ada di Indonesia.

"Zona risiko rendah yang berwarna kuning ini sebanyak 34%, kemudian zona risiko sedang ini sebanyak 35 persen, dan zona risiko tinggi ini sebanyak 10,7 persen dari seluruh kabupaten kota yang ada di Indonesia," ujar Dewi.

Tim Pakar juga melihat bahwa terjadi banyak pergerakan terutama dari risiko rendah naik menjadi risiko sedang ada 38 kabupaten/kota. Kendati, tim juga melihat bahwa terdapat 36 kabupaten/kota dari risiko sedang turun menjadi risiko rendah.

"Kita juga melihat ada 17 kabupaten/kota dari risiko tinggi turun menjadi risiko Covid-19 sedang. Selanjutnya, ada 10 kabupaten kota yang berhasil merubah dari zona risiko rendah masuk ke dalam zona hijau yaitu tidak ada kasus baru," ujarnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓