PSSI Ungkap Alasan FIFA Coret Stadion Mandala Krida Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2021

Oleh Cakrayuri Nuralam pada 03 Jul 2020, 17:16 WIB
Diperbarui 03 Jul 2020, 21:25 WIB
Launching Liga 1 2020
Perbesar
Menpora RI, Zainudin Amali dan Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, saat launching Shopee Liga 1 di Jakarta, Senin, (24/2/2020). Sebanyak 18 klub akan memeriahkan Liga 1 yang akan berlangsung pada 29 Februari hingga 1 November 2020. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengungkapkan alasan FIFA tidak mengizinkan Piala Dunia U-20 digelar di Stadion Mandala Krida yang berada di Yogyakarta.

Awalnya, Stadion Mandala Krita merupakan satu dari 11 venue yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia. Namun namanya dicoret oleh FIFA lantaran ada Gunung Merapi yang masih aktif.

"Kalau Mandala Krida, FIFA berulang kali menanyakan Gunung Merapi. Itu yang mereka khawatirkan," kata Iriawan yang akrab disapa Iwan Bule saat konfrensi pers di Kemenpora, Jakarta, Jumat (3/7/2020).

"Kita juga tidak tahu kapan gunung itu bakal mengeluarkan laharnya," ujar Iwan Bule menjelaskan alasan FIFA mencoret Stadion Mandala Krida.

Gunung Merapi memang sangat dekat dengan Stadion Mandala Krida, venue yang menjadi calon tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 itu. Gunung Merapi juga baru meletus pada 21 Juni lalu dengan tinggi kolom erupsi hingga 6.000 meter.

2 dari 3 halaman

Enam Stadion

Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, inspeksi ke SUGBK
Perbesar
Ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan, saat melakukan inspeksi ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (6/3/2020). Inspeksi tersebut untuk mengecek kesiapan SUGBK menjadi venue Piala Dunia U-20 2021. (Bola.com/Benediktus Gerendo Pradigdo)

Saat ini, PSSI sudah memastikan akan ada enam stadion yang bakal menggelar Piala Dunia U-20, yakni Stadion Gelora Bung Karno, Gelora Bung Tomo, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Stadion Si Jalak Harupat, Stadion Jakabaring, dan Stadion Manahan.

Namun, dua di antaranya belum mendapat persetujuan dari FIFA, yakni Jakabaring dan Si Jalak Harupat. PSSI sendiri tetap ngotot ingin menggelar Piala Dunia U-20 di stadion tersebut.

"Kami sudah komunikasi dengan FIFA. pertimbangan Jakabaring karena sudah beberapa kali gelar event internasional, fasilitas lainnya juga lengkap, jadi kita akomodir dengan FIFA. Semua tersedia di Jakabaring."

"Kalau Bandung sudah bagus. Di sana ada stadion pendukungnya juga, tapi tinggal dipoles sedikit," ujar Iwan Bule menegaskan.

 

3 dari 3 halaman

Fokus ke Prestasi

Iwan Bule juga menegaskan, PSSI sangat fokus dengan prestasi Timnas Indonesia di Piala Dunia U-20 2021. Ini sudah menjadi arahan Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas di Istana pada 1 Juli 2020.

"Saya ingin timnas sesuai harapan rakyat. Kami fokus ke prestasi," ucap Iwan Bule mengakhiri.

Lanjutkan Membaca ↓