Lionel Messi Akan Tinggalkan Barcelona pada 2021

Oleh Bogi Triyadi pada 03 Jul 2020, 09:30 WIB
Diperbarui 03 Jul 2020, 22:33 WIB
Barcelona
Perbesar
Reaksi striker Barcelona, Lionel Messi usai melewatkan peluang mencetak gol ke gawang Athletic Bilbao pada babak perempat final Copa del Rey di San Mames, Kamis (6/2/2019). Barcelona kandas di babak perempat final Copa del Rey setelah takluk 0-1 di kandang Athletic Bilbao . (AP/Alvaro Barrientos)

Liputan6.com, Barcelona - Lionel Messi dan Barcelona sedang dalam pembicaraan perpanjangan kontrak dalam beberapa pekan terakhir. Namun, tak ada kemajuan dalam kontrak baru berdurasi dua tahun itu.

Laporan dari presenter radio dan jurnalis Manu Carreno, melalui program El Larguero pada Cadena SER, mengklaim Lionel Messi sudah memutuskan masa depannya. Pemain Timnas Argentina itu akan meninggalkan Barcelona pada 2021.

Carreno mengklaim Lionel Messi telah disalahkan atas masalah di klub. Karena itu, pemain yang sudah memberikan 10 trofi Liga Spanyol ini mengindikasikan keinginannya untuk pergi.

Sebelumnya, Lionel Messi menolak klausul pelepasan dalam kontraknya diaktifkan di musim panas ini setelah ada ketertarikan dari Manchester City pada awal 2020. Pemain berjuluk La Pulga itu memilih pergi setelah kontraknya habis dengan Barcelona.

Situasi ini dianggap tidak dapat diubah Barcelona. Tapi, Blaugrana mungkin perlu mengubah posisi negosiasi dengan peraih enam Ballon d'Or tersebut.  

 

2 dari 4 halaman

Bukan Isu Baru

Top Skor Sementara La Liga, Gol Lionel Messi Belum Tertandingi
Perbesar
1. Lionel Messi (21 gol) - Meski tidak mencetak gol di laga pekan ke-30 saat Barcelona melawan Sevilla, Lionel Messi tetap berada di puncak top skor sementara Liga Spanyol dengan raihan 21 gol. (AFP/Lluis Gene)

Rumor Lionel Messi akan meninggalkan Barcelona ketika kontraknya habis bukanlah isu baru. Rumor itu telah berhembus sejak beberapa bulan lalu.

Setidaknya ada tiga alasan yang menggoda Lionel Messi untuk meninggalkan klub yang membesarkan namanya. Salah satunya adalah perselisihan internal klub.

Messi pernah terlibat konflik dengan Direktur Olahraga Barcelona Eric Abidal terkait pemecatan pelatih Ernesto Valverde. Ia membantah tudingan Abidal yang menyalahkan para pemain atas pemecatan itu.

Alasan kedua, bukan rahasia lagi bahwa Messi menginginkan perubahan dalam hidupnya setelah 20 tahun berkarier di Barcelona.

Rumor muncul di 2017 bahwa Messi ingin bersatu kembali dengan Pep Guardiola, direktur sepak bola Txiki Bergiristain, dan kepala eksekutif Ferran Soriano yang kini ada di Manchester City. Melihat situasi terkini, kemungkinan ke arah sana amat besar. Messi ada di titik jenuh, ia butuh lingkungan baru.

 

 

3 dari 4 halaman

Lelah Selalu Jadi Tumpuan

Lionel Messi selalu menjadi titik fokus di Barcelona, ​​meski diproteksi pemain-pemain hebat lain. Tapi, pemain-pemain macam Xavi atau Andres Iniesta, Carlos Puyol,telah pergi. Lama kelamaan Messi jadi satu-satunya sosok yang diandalkan buat mengerek prestasi Barcelona. Hal yang tidak mudah.

Sejak Neymar meninggalkan Barcelona, ​​Gol-gol Barcelona mayoritas dicetak Messi. Padahal, Barcelona sudah mendatangkan Ousmane Dembele, Philippe Coutinho, hingga Antoine Griezmann. Tetapi, tetap Messi yang menjadi tumpuan.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Lionel Messi di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓