Waduh, Banyak Penduduk Tokyo Tolak Olimpiade Digelar 2021

Oleh Yus Mei Sawitri pada 30 Jun 2020, 11:35 WIB
Diperbarui 30 Jun 2020, 11:35 WIB
Medali Olimpiade Tokyo 2020

Tokyo- Hasil polling terbaru menunjukkan lebih dari setengah warga Tokyo berpendapat Olimpiade 2020 yang tertunda tidak harus digelar tahun depan. Bahkan, mereka mendukung jika ajang empat tahunan itu ditunda lebih jauh atau langsung dibatalkan karena kecemasan akan virus corona covid-19.

Seperti dilansir AFP, Senin (29/6/2020), survei itu dilakukan oleh dua organisasi berita Jepang. Mereka hanya menggunakan poin data tunggal. 

Jajak pendapat yang dilakukan selama akhir pekan itu menemukan 51,7 persen responden mengharapkan Olimpiade pada 2021 ditunda lagi atau dibatalkan, sementara 46,3 persen ingin Olimpiade yang dijadwal ulang dilanjutkan.

Di antara yang menentang Olimpiade 2021, 27,7 persen mengatakan ingin dibatalkan semuanya, sementara 24,0 persen memilih penundaan kedua.

Menurut Antara, jajak pendapat melalui telepon, yang dilakukan oleh Kyodo News dan televisi Tokyo MX antara 26-28 Juni itu, menerima 1.030 balasan.

Di antara mereka yang mengatakan ingin menyaksikan Olimpiade digelar tahun depan, 31,1 persen mengatakan event tersebut harus dalam bentuk dipertimbangkan ulang, termasuk tanpa penonton. Sementara 15,2 persen mengatakan mereka ingin melihat Olimpiade yang lengkap.

Penundaan Olimpiade 2020 diumumkan pada Maret lalu karena penyebaran virus corona di seluruh dunia. Olimpiade dijadwalkan akan dimulai pada 23 Juli 2021, meskipun masih akan dilabeli sebagai Olimpiade Tokyo 2020.

 

2 dari 2 halaman

Tidak Mungkin Ditunda Lagi

FOTO: [CERITA] Dunia Melawan COVID-19
Seorang pria mengenakan masker pelindung berjalan di terowongan sebuah stasiun metro di Tokyo, Jepang, 11 Maret 2020. Pandemi virus corona COVID-19 membuat Jepang dilema untuk tetap menggelar Olimpiade 2020. (Photo by Philip FONG/AFP)

Para pejabat dari Jepang dan Komite Olimpiade Internasional telah mengingatkan Olimpiade tidak mungkin ditunda lagi. Bahkan penundaan selama setahun telah menimbulkan kepusingan finansial dan logistik yang signifikan.

Jajak pendapat tersebut dilakukan menjelang pemilihan gubernur Tokyo pada 5 Juli, juga mendapati petahana Yuriko Koike memimpin atas lawannya "dengan selisih yang besar".

Keunggulan persisnya tidak dirinci, untuk mempertahankan tradisi media yang tidak mempublikasikan angka polling pada hari-hari menjelang pemilihan.

Koike telah banyak terlibat dalam persiapan Olimpiade, hadir di Rio untuk upacara serah terima setelah Olimpiade musim panas yang lalu.

Pada awal bulan ini ia mengatakan kepada AFP bahwa Olimpiade yang dijadwal ulang akan aman walaupun ada pandemi virus corona. Ia menjanjikan upaya 120 persen untuk memastikan Olimpiade yang untuk pertama kalinya ditunda itu bisa berlangsung.

Sumber: Antara 

Disadur dari Bola.com (penulis Yus Mei, Published 30/6/2020)

Lanjutkan Membaca ↓