Update Corona 29 Juni 2020: Total Pasien Positif Corona Covid-19 Menjadi 55.092

Oleh Bogi Triyadi pada 29 Jun 2020, 16:28 WIB
Diperbarui 29 Jun 2020, 16:28 WIB
Achmad Yurianto
Perbesar
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 di Indonesia, Achmad Yurianto saat konferensi pers Corona di Graha BNPB, Jakarta, Senin (25/5/2020). (Dok Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Liputan6.com, Jakarta - Jumlah pasien positif corona Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah. Senin (29/6/2020), terdapat 1.082 orang yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus tersebut.

"Kasus konfirmasi positif 1.082 orang, sehingga total konfirmasi 55.092 orang," kata Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto melalui konferensi pers daring di Graha BNPB Jakarta, Senin (29/6/2020).

Sejalan, angka pasien sembuh dari corona Covid-19 juga terus merangkak naik. Sebanyak 864 orang sudah dinyatakan sembuh dan negatif corona Covid-19 pada hari ini.

Sehingga, total akumulatif sebanyak 23.800 pasien positif corona Covid-19 sudah sembuh sampai saat ini.

Kemudian, jumlah yang meninggal akibat corona Covid-19 pada hari ini ada 51 orang. Hingga kini, total ada 2.805 orang meninggal dunia akibat virus tesebut.

Data update pasien virus Corona Covid-19 ini tercatat sejak Minggu, 28 Juni 2020 pukul 12.00 WIB hingga hari ini pukul 12.00 WIB.

 

 

2 dari 3 halaman

Perkembangan Dunia

Gambar ilustrasi ini dengan izin dari National Institutes of Health pada 27 Februari 2020. Menunjukkan mikroskopis elektron transmisi SARS-CoV-2 juga dikenal sebagai 2019-nCoV, virus yang menyebabkan Corona COVID-19. (AFP/National Institutes of Health).
Perbesar
Gambar ilustrasi ini dengan izin dari National Institutes of Health pada 27 Februari 2020. Menunjukkan mikroskopis elektron transmisi SARS-CoV-2 juga dikenal sebagai 2019-nCoV, virus yang menyebabkan Corona COVID-19. (AFP/National Institutes of Health).

Kasus Virus corona Covid-19 di dunia hampir mencapai 10 juta. Mengutip laman Channel News Asia, Minggu (28/6/2020), angka ini menandai tonggak utama dalam penyebaran penyakit yang sejauh ini telah menewaskan hampir setengah juta orang dalam tujuh bulan.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), angka itu kira-kira dua kali lipat dari jumlah penyakit influenza parah yang dicatat setiap tahun.

Hal ini disebabkan banyak negara yang dilanda kesulitan mengurangi penutupan sementara dan membuat perubahan besar pada pekerjaan serta kehidupan sosial. Kondisi itu dapat berlangsung selama satu tahun atau lebih sampai vaksin tersedia.

Sejauh ini, beberapa negara mengalami kenaikan angka infeksi, yang menyebabkan pihak berwenang menerapkan kembali karantina wilayah. Para ahli mengatakan hal ini bisa menjadi pola berulang dalam beberapa bulan mendatang dan hingga 2021.

 

3 dari 3 halaman

Kasus Terbanyak

Amerika Utara, Amerika Latin, dan Eropa masing-masing menyumbang sekitar 25 persen kasus global, sementara Asia dan Timur Tengah masing-masing memiliki sekitar 11 persen dan 9 persen.

Pandemi kini telah memasuki fase baru, dengan India dan Brasil memerangi lebih dari 10.000 kasus sehari. Kedua negara menyumbang lebih dari sepertiga dari semua kasus baru dalam seminggu terakhir.

Lanjutkan Membaca ↓