Xavi Sudah Siap Melatih Barcelona, Tapi dengan Syarat

Oleh Bogi Triyadi pada 29 Jun 2020, 18:20 WIB
Diperbarui 29 Jun 2020, 18:20 WIB
Xavi Hernandez
Perbesar
Gaya Xavi Hernandez saat mendampingi tim asuhannya, Al Sadd. (AFP/Karim Jaafar)

Liputan6.com, Barcelona - Xavi mengatakan ia dan stafnya sedang mempersiapkan banyak hal untuk bisa melatih Barcelona. Tapi, juru taktik berusia 40 tahun itu tidak akan kembali ke Camp Nou kecuali punya kendali untuk membuat keputusan.

"Harapan terbesar yang saya miliki sekarang adalah menjadi pelatih Barcelona dan membawa Barcelona kembali ke jalur kemenangan," kata Xavi kepada Sport.

"Bukan saya, tapi para pemain ini dan Barcelona yang meraih kesuksesan. Dan sebagai konsekuensinya, staf teknis kami, banyak mempersiapkan untuk peran itu dan membuat kami sangat bersemangat."

Selama berkarier sebagai pemain Barcelona, Xavi memenangkan 25 trofi. "Saya seorang pribadi yang melekat pada klub. Saya ingin kembali pada saat yang tepat untuk memulai proyek dari nol," ujar juru taktik yang sukses mengantar Al Sadd menjuarai Piala Super Qatar dan Piala Qatar,= uty,

"Sudah sering saya katakan bahwa saya ingin mengambil kendali penuh atas pengambilan keputusan di Barcelona."

 

 

2 dari 3 halaman

Pernah Menolak

xavi hernandez
Perbesar
Gelandang Al-Sadd yang juga mantan pemain Barcelona, Xavi Hernandez. (AFP/STR)

Xavi pernah ditawari menjadi pelatih Barcelona pada Januari lalu. Saat itu, Barcelona baru memecat Ernesto Valverde.

Tawaran itu diberikan langsung oleh dua petinggi Barcelona, yaitu Direkrut Olahraga Eric Abidal dan Chief Executive Oscar Grau.Tapi, saat itu Xavi belum percaya diri memimpin Lionel Messi dan kolega.

"Mereka datang untuk saya pada Januari, kami berbicara. Saya memberi tahu mereka bahwa keadaan dan waktunya tidak tepat," ucap Xavi.

Manajemen Barcelona kemudian menunjuk Quique Setien sebagai pengganti Valverde pada 13 Januari 2020. Setien mendapat kontrak jangka panjang bersama Barcelona, yakni hingga 30 Juni 2022.

 

 

3 dari 3 halaman

Terancam Gagal Pertahankan Gelar

Barcelona tertarih-tatih musim ini. Sang juara bertahan terancam gagal mempertahankan gelar juara Liga Spanyol.

Barcelona kembali disalip Real Madrid di puncak klasemen. Blaugrana kini tertinggal dua poin dari rivalnya tersebut dengan menyisakan enam pertandingan.

Lanjutkan Membaca ↓