Manajer MU Keluarkan Ultimatum untuk Paul Pogba

Oleh Cakrayuri Nuralam pada 28 Jun 2020, 06:20 WIB
Diperbarui 28 Jun 2020, 06:20 WIB
Bruno Fernandes Selamatkan Manchester United dari Kekalahan di Kandang Tottenham
Perbesar
Gelandang Manchester United, Paul Pogba, berebut bola dengan bek Tottenham Hotspur, Eric Dier, dalam laga lanjutan Premier League 2019/20 di Tottenham Hotspur Stadium, Sabtu (20/6/2020) dini hari WIB. Manchester United bermain imbang 1-1 atas Tottenham. (AFP/Shaun Botterill/pool)

Liputan6.com, Manchester - Manajer Manchester United (MU), Ole Gunnar Solskjaer memberikan ultimatum kepada Paul Pogba. Solskjaer menuntut gelandang Timnas Prancis itu meningkatkan performanya.

MU mendatangkan Pogba dengan status sebagai pemain termahal dalam sejarah klub. Sayangnya, eks Juventus itu belum bisa menunjukkan performa yang konsisten.

Bahkan, musim ini di Premier League, dia baru mencatatkan sembilan penampilan. Performa Pogba semakin tidak menentu setelah ada kabar ketertarikan dari Real Madrid.

"Paul Pogba tahu memiliki bakat. Dia tidak ingin dalam lima atau sepuluh tahun melihat ke belakang dan berpikir tidak memanfaatkan dengan sebaik-baiknya," kata Solskjaer.

Gelandang berusia 27 tahun itu memiliki kontrak bersama MU hingga 30 Juni 2021. Akibat performa yang masih angin-anginan, Pogba belum mendapat tawaran kontrak baru dari Setan Merah.

 

2 dari 3 halaman

Rencana Solskjaer

Manchester United Tundukkan Sheffield United
Perbesar
Gelandang Manchester United, Paul Pogba, berusaha melewati pemain Sheffield United pada laga Premier League di Stadion Old Trafford, Rabu (24/6/2020). Manchester United menang dengan skor 3-0. (AP/Michael Steele)

Solskjaer sendiri sudah punya rencana untuk Pogba di masa depan. Dia bakal ditandemkan dengan Bruno Fernandes atau Nemanja Matic secara bergantian.

"Keduanya (Paul Pogba dan Bruno Fernandes) bisa bermain bersama dengan baik dan itu sangat menarik," ujar manajer asal Norwegia tersebut.

"Akan ada rotasi ketika Paul berada lebih di depan maka Bruno akan sedikit lebih ke dalam. Terkadang dia bermain seperti berlian," katanya melanjutkan.

 

3 dari 3 halaman

Cukup Puas

Solskjaer cukup puas dengan peforma Pogba dan Fernandes. Tetapi, Manchester United memerlukan satu gelandang untuk melakukan pekerjaan kotor. Hal ini membuat Solskaer cukup kebingungan dengan kehadiran Scott McTominay, Nemanja Matic, serta Fred.

"Tentu saja sangat menyenangkan melihat mereka bersama-sama tetapi itu juga mendorong untuk melihat Nemanja Matic, Scott McTominay, serta Fred mempersulit saya untuk meninggalkan mereka yang cukup bagus bagi saya sebagai pelatih."

Lanjutkan Membaca ↓