5 Alasan Crystal Palace Bisa Merepotkan Liverpool Nanti Malam

Oleh Gregah Nurikhsani pada 24 Jun 2020, 19:25 WIB
Diperbarui 24 Jun 2020, 19:25 WIB
Crystal Palace Vs Liverpool
Perbesar
Suasana kemelut di depan gawang Crystal Palace saat melawan Liverpool pada laga Premier League di Stadion Selhurst Park, London, Sabtu (23/11). Palace kalah 1-2 dari Liverpool. (AFP/Ian Kington)

Liverpool- Liverpool kerap mendapatkan kesulitan setiap kali jumpa dengan Crystal Palace. Palace kerap bikin Liverpool terjungkal dan apakah itu bisa terjadi saat kedua tim bentrok pada Kamis (25/6/2020) pukul 2.15 WIB dini hari nanti.

Enam tahun lalu, tepatnya Mei 2014, Liverpool yang sedang mengejar titel Premier League pertamanya harus menelan pil pahit. Unggul tiga gol, Crystal Palace yang bertindak sebagai tuan rumah mampu menyamakan skor menjadi 3-3 pada babak kedua.

Hasil tersebut membuat impian tim berjulukan The Reds itu harus pupus. Manchester City yang berada di posisi kedua mampu menyalip dan keluar sebagai juara. Akankah drama tersebut kembali terulang musim ini?

Dalam laga pertamanya di periode New Normal, Liverpool cuma bisa imbang 0-0 di kandang sang rival sekota Everton. Sementara itu, peringkat dua Manchester City berturut-turut menghajar Arsenal 3-0 dan Burnley 5-0.

Kepastian Liverpool juara pun kembali tertunda. Jika terpeleset lagi, maka penantian pasukan Jurgen Klopp bakal terus berlanjut. Mereka tentu tak menginginkannya.

Palace wajib dikalahkan dalam laga kandang pertama mereka pasca-lockdown. Namun, itu tidak bakal mudah.

Ada beberapa alasan mengapa Crystal Palace bisa membuat Liverpool sengsara lagi.

2 dari 6 halaman

Anfield Tak Melulu Angker buat Crystal Palace

Firmino Hattrick, Liverpool Permalukan Arsenal  5-1 di Anfield
Perbesar
Pemain Arsenal, Ainsley Maitland-Niles berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Liverpool pada lanjutan Liga Inggris di Anfield Stadium (29/12). Liverpool menang telak atas Arsenal 5-1. (AP Photo/Rui Vieira)

Crystal Palace pernah tiga kali beruntun menang di Anfield dalam pentas Premier League. Yakni pada 2014-2015, 2015-2016, dan 2016-2017.

 

3 dari 6 halaman

Jurgen Klopp Vs Crystal Palace

Ekspresi Jurgen Klopp, Pelatih yang Dikenal Dengan Gaya Heavy Metal
Perbesar
Ekspresi Pelatih Livepool, Jurgen klopp, saat merayakan kemenangan timnya ketika melawan Wolverhampton Wanderers pada laga Premier League. (AFP/Oli Scarff)

Crystal Palace merupakan satu-satunya tim yang mampu mengalahkan Liverpool di bawah arahan Jurgen Klopp lebih dari satu kali di Anfield.

 

4 dari 6 halaman

Tren Buruk Liverpool

Liverpool Vs Everton
Perbesar
Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp berbincang dengan Jordan Henderson saat pertandingan melawan Everton pada laga Premier League di Stadion Goodison Park, Minggu (21/6/2020). Laga Derbi Merseyside edisi ke-236 itu berakhir 0-0. (AP/Peter Powell)

Selain rekor kurang impresif melawan Palace dalam beberapa tahun belakangan, Liverpool juga baru menang dua kali dari tujuh pertandingan di semua kompetisi. Mereka imbang satu kali dan empat kali kalah.

 

5 dari 6 halaman

Crystal Palace On Fire

Arsenal, Crystal Palace
Perbesar
Selebrasi para pemain Crystal Palace saat Luka Milivojevic membobol gawang Arsenal pada lanjutan Premier League pekan ke-32 di Selhurst Park, London, (10/4/2017). Arsenal kalah dari Crystal palace 0-3. (AP/Tim Ireland)

Sebaliknya, Palace justru sedang on fire. Mereka memenangi empat laga beruntun. Namun, melawan tim yang posisinya lebih tinggi di klasemen, anak asuh Roy Hodgson itu baru menang satu kali dari 10 laga, tujuh di antaranya berakhir dengan kekalahan.

 

6 dari 6 halaman

Waspadai Jordan Ayew

MU Keok dari Crystal Palace di Kandang Sendiri
Perbesar
Selebrasi pemain Crystal Palace Jordan Ayew setelah mencetak gol ke gawang Manchester United (MU) dalam pertandingan Liga Inggris di Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu (24/8/2019). MU kalah dari Crystal Palace dengan skor 1-2. (AP Photo/Alastair Grant)

Liverpool wajib mewaspadai Jordan Ayew. Tiap kali ia mencetak gol, Crystal Palace tak terkalahkan. Striker itu telah melesakkan sembilan gol, dan pada sembilan laga itu, Palace menang tujuh kali dan imbang dua kali.

Sumber: BBC, WhoScored

Lanjutkan Membaca ↓