Bima Sakti Tak Masalah Piala Asia U-16 2020 Mundur ke November

Oleh Jonathan Pandapotan Purba pada 14 Jun 2020, 14:50 WIB
Diperbarui 14 Jun 2020, 14:50 WIB
Timnas Indonesia U-16
Perbesar
Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti, memberikan arahan saat melawan tim Piala Soeratin Bekasi U-17 pada laga uji coba di Stadion Patriot, Kota Bekasi, Jumat (13/3/2020) (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Tim Nasional U-16 Indonesia, Bima Sakti, menanggapi positif soal pergeseran jadwal pelaksanaan Piala Asia U-16 2020 dari awalnya dimulai September menjadi November.

Dikutip dari laman resmi PSSI, Bima Sakti menilai bahwa dengan mundurnya jadwal itu, timnas U-16 memiliki persiapan yang lebih panjang.

“Ada sisi positif dari pengunduran jadwal Piala Asia U-16 AFC. Saat ini kami baru bisa melakukan latihan virtual karena pandemi COVID-19 masih terjadi,” ujar dia.

Bima Sakti pun terus melakukan pemantauan terhadap kondisi para pemainnya. Sambil melakukan latihan virtual, timnas U-16 terus menunggu kepastian soal kapan mereka dapat berlatih di lapangan.

“Kami juga membutuhkan uji coba internasional untuk terus mematangkan tim. Kami sudah mengkoordinasikan ini dengan Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri,” tutur Bima Sakti.

 

2 dari 3 halaman

Resmi Digeser

Bima Sakti
Perbesar
(Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi menggeser tanggal pelaksanaan Piala Asia U-16 tahun 2020 yang berlangsung di Bahrain menjadi 25 November-12 Desember 2020 karena situasi pandemi penyakit virus corona (COVID-19).

Sebelumnya, Piala Asia U-16 2020 dijadwalkan pada 16 September-3 Oktober 2020. Sementara Piala Asia U-19 2020 yang berlangsung di Uzbekistan tidak mengalami perubahan yaitu 14-31 Oktober 2020.

Indonesia menjadi salah satu peserta Piala Asia U-16 dan U-19 2020 yang masing-masing diikuti dari 16 negara.

 

3 dari 3 halaman

Undian Grup

Untuk pengundian grup yang berlangsung pada 18 Juni 2020, timnas U-16 Indonesia berada di Pot 2 bersama Australia, Korea Utara dan Oman.

Adapun timnas U-19 Indonesia yang kini ditangani juru taktik asal Korea Selatan Shin Tae-Yong masuk dalam Pot 2 bersama Jepang, Tajikistan dan Australia untuk pengundian.

Lanjutkan Membaca ↓