6 Rekrutan Terbaik MU Satu Dekade Terakhir: Tak Ada Paul Pogba

Oleh Ario Yosia pada 09 Jun 2020, 18:25 WIB
Diperbarui 09 Jun 2020, 18:25 WIB
Manchester United
Perbesar
Bintang Manchester United (MU): Bruno Fernandes, Mason Greenwood dan David De Gea. (Bola.com/Dody Iryawan)

Manchester - Manchester United (MU) adalah salah satu klub tersukses di Inggris. Klub yang bermarkas di Old Trafford itu mampu memenangkan total 20 gelar Liga Inggris. Tak ada satupun klub yang bisa menandingi, termasuk rival utama mereka Liverpool.

Namun, Setan Merah saat ini sedang mengalami periode yang sulit. Kesulitan Man United dimulai ketika Sir Alex Ferguson memutuskan pensiun pada tahun 2013.

Sepeninggal Ferguson, prestasi MU terjun bebas. Prestasi terbaik Setan Merah di pentas kompetisi Liga Inggris hanyalah finis di posisi runner-up pada era Jose Mourinho.

Banyak pemain yang datang dan pergi dari Old Trafford selama satu dekade terakhir. Namun, hanya beberapa yang mampu meninggalkan kesan yang bagus di klub.

Di era irisan Fergie dengan manajer-manajer penggantinya, Manchester United kerap melakukan blunder transfer. Tengok saja kasus Paul Pogba di era Jose Mourinho. Dilabeli pemain termahal dunia, gelandang serang asal Prancis itu tiga musim terakhir tak menujukkan kinerja yang sepadan dengan mahar transfernya.

Berikut ini enam pemain rekrutan terbaik MU dalam satu dekade terakhir seperti dilansir Fox Sports Asia.

2 dari 7 halaman

Javier Hernandez

Javier Hernandez didatangkan Sir Alex Ferguson ke Manchester United pada 1 Juli 2010. Dia dibeli dari klub Meksiko, Chivas seharga 7,5 juta euro.

Striker yang dikenal dengan panggilan Chicharito itu selalu menjadi supersub untuk Manchester United. Selama memperkuat Setan Merah, dia mampu menghasilkan 59 gol dan 20 assist dari 157 penampilan.

Bersama MU, dia memenangkan Liga Inggris pada musim 2010/11 dan 2012/13. Selain itu, Chicharito membantu MU memenangkan FA Community Shield pada 2010.

3 dari 7 halaman

Robin van Persie

Pemain Asing Dengan Jumlah Gol Terbanyak
Perbesar
(AFP/Paul Ellis)

Dia mungkin tidak bertahan selama Rooney di United, tetapi Robin van Persie adalah pembelian mengejutkan yang sangat masuk akal selama musim terakhir Sir Alex Ferguson di Manchester United.

Datang dengan reputasi sebagai striker berpengalaman di Premier League, mantan pemain Arsenal itu mampu mencetak gol banyak gol di Old Trafford pada musim 2012-13. Ia mencetak 26 gol di liga dalam 38 penampilan sehingga mengantarkan United meraih gelar dan memungkinkan Fergie untuk meninggalkan klub dengan prestasi.

Ia menjadi pemain favorit penggemar karena kontribusinya bagi klub yang cukup besar. Di musim pertamanya, Van Persie membantu MU memenangkan Liga Inggris dan menjadi top scorer. Total, dia mencetak 26 gol di Liga Inggris musim 2012-2013 yang membulatkan hati Ferguson untuk pensiun.

Karier Van Persie di Old Trafford hanya bertahan selama tiga musim. Dia meninggalkan Red Devils pada 15 Juli 2015 dengan bergabung ke klub Turki, Fenerbahce.

4 dari 7 halaman

David De Gea

Kiper Manchester United, David de Gea.
Perbesar
(AFP/Paul Ellis)

David De Gea direkrut oleh Sir Alex Ferguson pada 2011 dan dianggap cukup bagus untuk menggantikan Edwin van der Sar. Kehidupan awal pemain asal Spanyol itu di klub masih belum sesuai ekspektasi.

Perawakannya yang kecil membuatnya sering diganggu oleh pemain lawan dan menjaga situasi tendangan sudut menjadi tugas yang sulit bagi sang pemain. Hal itu membuat De Gea cukup sering digantikan oleh kiper pilihan kedua dan ketiga pada awal karirnya di United.

Namun, De Gea tetap bertahan dan mampu membuktikan kualitasnya. Kedatangan Louis van Gaal mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan dia sering menjadi pahlawan di tengah pertahanan Setan Merah yang buruk.

5 dari 7 halaman

Zlatan Ibrahimovic

Jose Mourinho diangkat menjadi manajer Manchester United pada tahun 2016. Manajer Portugal itu kemudian mendatangkan Zlatan Ibrahimovic untuk membantunya di Old Trafford.

Pemain asal Swedia itu tampil bagus di Premier League. Dia mencetak 17 gol dalam 28 penampilan liga di musim pertamanya, dan memimpin United mengangkat trofi Liga Europa untuk pertama kalinya, bersama dengan Piala Carabao.

Cedera memaksa Zlatan meninggalkan United lebih cepat dari yang dia inginkan. Namun, banyak yang percaya kalau dia masih pantas untuk memimpin lini depan Setan Merah meski usianya sudah tidak muda lagi.

6 dari 7 halaman

Juan Mata

Gol Tunggal Juan Mata Bawa MU ke Babak 16 Besar Piala FA
Perbesar
(PAUL ELLIS/AFP)

Pada 24 Januari 2014, Manchester United berhasil memboyong playmaker andalan Chelsea, Juan Mata. David Moyes adalah orang yang berhasil membawa Mata ke Old Trafford dengan harga 44,73 juta euro.

Hingga saat ini, Juan Mata masih menjadi andalan United untuk membimbing pemain muda. Selama memperkuat Setan Merah, pria berusia 31 tahun itu mencatatkan 46 gol dan 39 assist dari 238 pertandingan di semua kompetisi.

Pemain yang pernah memperkuat Real Madrid Castilla ini membantu Man United memenangkan gelar pertama di Liga Europa.

7 dari 7 halaman

Bruno Fernandes

Bruno Fernandes
Perbesar
(AFP/Paul Ellis)

Memang terkesan terlalu dini menanggap Bruno Fernandes sebagai salah satu rekrutan brilian Manchester United. Tapi belum genap setengah musim gelandang serang asal Portugal tersebut terlihat menjadi sosok pembeda bagi Tim Setan Merah.

Manchester United mengawali Premier League 2019-2020 dengan langkah tertatih-tatih. Mereka sejak awal musim sudah keluar dari persaingan juara. Suporter sempat frustrasi, United bisa menyudahi musim ini dengan berada di zona Liga Champions.

Situasi berubah saat Bruno didatangkan. Grafik performa Man United melesat naik. Sang pemain menjadi motor permainan lini tengah United, yang goyah sepeninggal Paul Pogba karena cedera panjang.

Manchester United merampungkan perekrutan Bruno Fernandes dari Sporting CP dengan mahar senilai 55 juta euro. Sang gelandang meneken kontrak lima setengah tahun di Old Trafford. Harga yang relatif murah jika melihat kontribusi sang pemain.

Sumber: Berbagai sumber

Disadur dari Bola.com (Ario Yosia)

 

Lanjutkan Membaca ↓