Persiapan Piala Dunia U-20 Bakal Disesuaikan dengan Konsep New Normal

Oleh Marco Tampubolon pada 27 Mei 2020, 17:00 WIB
Diperbarui 27 Mei 2020, 17:00 WIB
Menpora
Perbesar
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali melakukan konferensi pers terkait pembinaan olahraga prestasi dimasa pandemi Covid-19 di Gedung Graha Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB), Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Sabtu (9/5). (foto:egan/kemenpora.go.id)

Liputan6.com, Jakarta Meski kasus virus Corona Covid-19 di Indonesia masih terus meningkat, pemerintah berniat menerapkan konsep baru New Normal kepada masyarakat. Dan rencananya, konsep yang sama juga akan dijalankan selalam persiapan dalam menghadapi kejuaraan Piala Dunia U-20, 2021.   

Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, menilai situasi sesulit apapun tidak seharusnya menyurutkan antusiasme serta komitmen Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

"Komitmen kami menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 itu tetap. Penegasan dari Pak Presiden (Joko Widodo) itu tidak ada perubahan," kata Zainudin seperti dilansir dari Antaranews.com.

"Tetapi karena sekarang kondisi pandemi, kami harus menyesuaikan. Ada yang harus kami modifikasi," katanya melanjutkan tanpa merinci konsep New Normal yang akan diterapkan nantinya. 

Konsep New Normal diusung pemerintah Republik Indonesia di tengah kondisi pandemi virus Corona Covid-19 yang belum berakhir saat ini. Konsep ini dijalankan demi memberi akses kepada masyarakat untuk kembali bekerja di luar rumah sesuai dengan panduan protokol kesehatan yang disiapkan.

Menteri Kesehatan (Menkes) Dr Terawan telah menerbitkan protokol kesehatan bagi kehidupan New Normal di Indonesia. Peluncuran konsep ini juga ditandai dengan kunjungan Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo ke salah satu mal terbesar di Bekasi, Jawa Barat, Senin (26/5/2020). 

 

2 dari 3 halaman

Adopsi Bundesliga

Logo Indonesia tuan rumah Piala Dunia U-20 2021
Perbesar
Logo Indonesia tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 (Foto: PSSI)

Zainudin mencontohkan Bundesliga berhasil memutar kembali kompetisinya karena menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Menurutunya, ini bisa diadopsi Indonesia, saat Piala Dunia U-20.

Namun, Zainudin enggan berkomentar lebih lanjut seandainya kompetisi harus berlansung secara tertutup dan tanpa penonton. Menurutnya, masih ada waktu mengingat ajang sepak bola internasional itu akan berlangsung Mei-Juni 2021. "Kita lihat nanti, Ini kan digelarnya masih Mei dan Juni 2021. seperti apa situasinya nanti kita akan lihat situasi PSSI dan FIFA," ujarnya.

 

3 dari 3 halaman

Latihan Virtual

Pandemi virus corona Covid-19 telah membuat rencana-rencana persiapan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021 terhambat. Perbaikan infrastuktur tidak berjalan, tim nasional yang diproyeksikan pun tidak dapat melaksanakan latihan secara terpusat.

Timnas U-19 saat ini terpaksa harus melakukan latihan secara virtual sembari menunggu protokol kesehatan dari pemerintah terkait latihan kelompok yang melibatkan kontak fisik.

Lanjutkan Membaca ↓