Melahirkan di Masa Pandemi Corona Covid-19, Ini yang Harus Diperhatikan

Oleh Liputan6.com pada 30 Mei 2020, 20:30 WIB
Diperbarui 31 Mei 2020, 07:52 WIB
Liputan 6 default 5
Perbesar
Ilustraasi foto Liputan 6

Liputan6.com, Jakarta - Persalinan di masa new normal pandemi virus corona Covid-19 merupakan hal wajar. Tidak perlu dikhawatirkan namun tetap patut diwaspadai agar jelang proses persalinan tidak ada paparan virus yang masuk mengenai ibu hamil. 

Spesialis Obstetri dan Ginekologi, Dr. Aripin Syarifudin Sp.OG., dari Siloam Hospitals Silampari mengingatkan ada empat hal utama yang patut diperhatikan, yaitu konsisten dalam pemeriksaan umum, memberlakukan zonasi, penggunaan Alat Pelindung Diri yang tepat dan pasca kelahiran.

"Persalinan non-Covid itu wajib dilakukan di fasilitas kesehatan sesuai aturan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi. Ibu hamil tidak perlu khawatir saat persalinan karena petugas medis memberlakukan secara konsisten zonasi non Covid dan Covid serta penggunaan APD dalam proses kelahiran," ujar Dr. Aripin dalam diskusi webinar bertajuk "Persalinan pada Masa Pandemi Covid-19", Jumat (29/5/2020).

Dalam kesempatan selanjutnya, paska persalinan turut disampaikan pada diskusi. Pada poin utama adalah bayi tetap diberikan ASI (air susu ibu) namun dengan menggunakan masker dan pelindung muka serta selama perawatan, bayi diisolasi untuk sementara waktu hingga sang bayi diberikan tes swab dari lendir tenggorokannya. 

"Kami tetap memonitor kesehatan ibu dan bayi hingga pasca-persalinan. Satu hal yang bisa dilihat adalah dari internal medis persalinan, yaitu tim medis persalinan berjumlah efisien agar transisi virus ditekan seminimal mungkin. Jadi sekali lagi ibu hamil tidak perlu khawatir saat memasuki proses persalinan," jelas Dr. Aripin.

2 dari 2 halaman

Rasa Aman

Liputan 6 default 4
Perbesar
Ilustraasi foto Liputan 6

Manajemen Siloam Hospitals Silampari, tambahnya, senantiasa memberikan rasa aman untuk masyarakat yg akan melakukan persalinan walaupun dalam kondisi Pandemi pun dalam periode mendatang new normal.

"Rasa aman akan kami jamin. Intinya, proses persalinan akan kami kawal sejak tahap pertama yaitu pemeriksaan early warning system dan melalui rapid test kemudian penempatan ruangan khusus pada proses persalinan. Tujuannya adalah memutus transmisi virus," imbuh Aripin. 

Lanjutkan Membaca ↓