Tata Cara Melaksanakan Salat Idul Fitri di Rumah, Berjamaah Maupun Sendiri

Oleh Cakrayuri Nuralam pada 23 Mei 2020, 17:00 WIB
Diperbarui 23 Mei 2020, 18:48 WIB
Kemenkes

Liputan6.com, Jakarta - Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Minggu (24/5/2020). Lebaran tahun ini akan berbeda dari sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan pandemi virus corona covid-19.

Akibat covid-19, umat muslim tidak bisa melaksanakan salat Idul Fitri di lapangan, masjid, atau tepi jalan. Pemerintah pun menganjurkan melakukan solat Idul Fitri di rumah.

Solat Idul Fitri pun dianjurkan di rumah karena social distancing dan physical distancing telah diberlakukan, masyarakat diminta menjaga jarak. Sejumlah daerah juga telah memberlakukan PSBB (pembatasan sosial berskala besar) yang memiliki dampak lain.

Melansir pernyataan Majelis Ulama Indonesia (MUI) soal fatwa terkait shalat Idul Fitri di rumah. Otoritas ulama Indonesia ini juga mengeluarkan tata cara atau kaifiat mengenai takbir dan shalat Idul Fitri selama pandemi virus corona. Fatwa tersebut menyatakan bahwa shalat Idul Fitri boleh dilakukan di rumah secara berjemaah maupun sendiri.

"Salat Idul Fitri boleh dilaksanakan di rumah dengan berjemaah bersama anggota keluarga atau secara sendiri (munfarid), terutama jika ia berada di kawasan penyebaran Covid-19 yang belum terkendali," demikian bunyi pernyataan fatwa MUI dengan Nomor 28 Tahun 2020 mengenai salat Idul Fitri di rumah.

 

2 dari 6 halaman

Niat Salat Idul Fitri

[Fimela] salat
ilustrasi salat | pexels.com/@baybiyik

Untuk menjalankan salat Idul Fitri, Anda harus membaca niat yang dilafalkan di dalam hati dan fokus melaksanakan ibadah. Sama seperti sholat lainnya, niat sholat Idul Fitri pada setiap posisi baik sebagai imam, makmum atau sholat yang dilaksanakan sendiri memiliki perbedaan bacaan.

Untuk itu cobalah hafalkan niat sholat Idul Fitri di bawah ini:

3 dari 6 halaman

Niat untuk Imam

Niat Sholat Idul Fitri untuk imam:

"Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak ‘ataini imaman lillahi ta’alaa"

Artinya:

"Aku niat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat menjadi imam karena Allah Ta’ala"

 

4 dari 6 halaman

Niat untuk Makmum

Niat Sholat Idul Fitri untuk makmum:

"Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak ‘ataini makmuuman lillahi ta’ala"

Artinya:

"Aku niat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat menjadi makmum karena Allah Ta’ala"

 

5 dari 6 halaman

Niat Sholat Sendiri

Niat Sholat Idul Fitri sendiri:

"Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak ‘ataini lillahi ta’alaa"

Artinya:

"Aku niat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat karena Allah Ta’ala."

 

6 dari 6 halaman

Tata Cara Shalat Ied

7 Manfaat Gerakan Sholat Bagi Kesehatan, Dapat Melancarkan Peredaran Darah
Manfaat Gerakan Sholat Bagi Kesehatan. (Sumber: dream.co.id)

1. Membaca niat sholat Idul Fitri

2. Membaca doa Iftitah

3. Takbir sebanyak 7 kali di rakaat pertama. Dalam setiap takbirnya membaca bacaan:

"Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar"

Artinya:

"Maha Suci Allah, segala pujian baginya, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar."

4. Membaca surah Al-Fatihah

5. Membaca surah-surah di dalam Al Qur’an. Dianjurkan untuk membaca surah Al A’la pada rakaat pertama.

6. Rukuk dengan tuma’ninah

7. Itidal dengan tuma’ninah

8. Sujud

9. Duduk di antara dua sujud

10. Sujud kedua

11. Berdiri lagi menunaikan rakaat yang kedua yang diawali mengucapkan takbir sebanyak 5 kali dengan bacaan yang masih sama.

12. Membaca surah Al-Fatihah

13. Membaca surah-surah di dalam Al Qur’an. Dianjurkan untuk membaca surah Al-Ghasyiyah.

14. Melakukan rukuk dan sujud seperti rakaat pertama.

15. Duduk tasyahud akhir dan salam menengok ke arah kanan dan kiri.

16. Apabila menjadi makmum hendaknya jangan langsung meninggalkan tempat sholat. Namun, dengarkanlah khutbah yang diberikan oleh imam. Dianjurkan juga untuk mengawali pembacaan khutbah dengan membaca takbir sebanyak 9 kali sebagai pembuka salam.

Lanjutkan Membaca ↓