Masyarakat Tak Patuh, Gelombang Kedua Pandemi Corona Covid-19 Mengancam

Oleh Liputan6.com pada 15 Mei 2020, 11:15 WIB
Diperbarui 15 Mei 2020, 11:15 WIB
virus corona covid-19

Liputan6.com, Jakarta- Pemerintah RI waspada akan prediksi adanya gelombang kedua pandemi corona covid-19 di Indonesia. Hal itu diungkap Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

Wiku menjelaskan, peluang terjadi kembali wabah corona covid-19 akan ada jika masyarakat tidak mematuhi saran dari pemerintah.

"Gelombang kedua seharusnya tidak terjadi, tetapi kita harus siap untuk itu setiap saat. Akan ada peluang untuk gelombang kedua jika warga kita tidak mengikuti saran pemerintah," kata Wiku dalam siaran teleconference, Jumat (15/5/2020).

Dia menjelaskan, disiplin berperilaku adalah kunci utama jika tak ingin diserang kembali wabah virus Corona covid-19.

"Gelombang kedua hanya dapat terjadi di wilayah di mana orang tidak mematuhi rekomendasi kesehatan. Di tingkat nasional, kami selalu melacak dan memperkuat sistem kesehatan publik kami di lingkup nasional," ungkap Wiku.

 

2 dari 4 halaman

Pemerintah Tak Bisa Sendirian

Wiku Adisasmito
Ketua Pakar Gugus Tugas Wiku Adisasmito menyampaikan penggunaan masker kain untuk masyarakat di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (4/4/2020). (Dok Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Dia mengatakan, pemerintah tidak bisa melakukannya sendirian. Tetap harus ada kekuatan dan partisipasi masyarakat agar tidak terjadi gelombang kedua virus Corona di Indonesia.

"Kami telah berusaha melakukan yang terbaik, tetapi kami bisa melakukan ini sendirian. Kami membutuhkan semua warga untuk mengatasi pandemi ini," jelas Wiku.

3 dari 4 halaman

Kasus Positif Covid-19 Tembus 16.006 Orang

Kasus positif virus Corona atau Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Per Kamis (14/5/2020), jumlah kasus positif Covid-19 di tanah air bertambah 568 orang.

"Jumlah akumulatif sebanyak 16.006 orang," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam konferensi pers daring di Graha BNPB, Jakarta Timur, Kamis.

4 dari 4 halaman

Pasien Sembuh dan Meninggal

Sementara pasien sembuh dari virus Corona bertambah 231 orang. Dengan begitu, secara akumulatif kasus sembuh di Indonesia mencapai 3.518 orang.

Begitu juga kasus kematian akibat Covid-19 telah mencapai 1.043 orang.

Data update pasien corona Covid-19 ini tercatat sejak Rabu, 13 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga hari ini pukul 12.00 WIB.

Disadur dari Merdekacom (Intan Umbari Prihatin)

Lanjutkan Membaca ↓