Absen 100 Hari, Eden Hazard Unjuk Gigi Saat Latihan Bersama Real Madrid

Oleh Cakrayuri Nuralam pada 14 Mei 2020, 09:30 WIB
Diperbarui 14 Mei 2020, 09:30 WIB
Eden Hazard - Real Madrid
Perbesar
Penyerang Real Madrid, Eden Hazard, mulai berlatih kembali usai cedera panjang. (Dok. Real Madrid)

Liputan6.com, Madrid - Bintang Real Madrid Eden Hazard sempat absen selama 100 hari akibat cedera fibula di kaki kanannya. Kini Hazard sudah kembali berlatih bersama tim asuhan Zinedine Zidane.

Sejak didatangkan pada bursa transfer musim panas lalu, Hazard lebih sering berkutat dengan cedera. Alhasil, dia sudah melewatkan 30 pertandingan Real Madrid di semua kompetisi.

Kini, kapten Timnas Belgia itu sudah dinyatakan pulih 100 persen dari cedera fibula. Bahkan, dia sudah unjuk gigi di depan Sergio Ramos dan kawan-kawan.

"Senang bisa kembali berlatih bersama Real Madrid dengan beberapa shooting. #halamadrid," kicau Hazard di akun Instagram pribadinya.

Performa Hazard sejak bergabung dengan Real Madrid selalu menjadi sorotan. Dia hanya mencetak satu gol dan dua assist dari 10 penampilan di La Liga. Padahal, di musim sebelumnya bersama Chelsea, dia mampu mencetak 16 gol.

2 dari 3 halaman

Sempat Obesitas

Eden Hazard - Real Madrid
Perbesar
Eden Hazard diperkenalkan kepada media dan publik sebagai pemain anyar Real Madrid di Santiago Bernabeu, Jumat (13/6/2019).(AP Photo/Manu Fernandez)

Real Madrid harus mengeluarkan mahar sebesar 100 juta euro untuk mendatangkannya ke Santiago Bernabeu. Bahkan, Hazard juga diberikan nomor punggung 7, yang selama ini identik dengan Cristiano Ronaldo.

Namun, pria berusia 29 tahun itu sempat mengalami obesitas. Hazard sendiri mengakui kalau dirinya memang tidak bisa berhenti makan saat liburan.

"Memang benar, saya tidak bisa menyembunyikannya. Ketika saya libur, berat badan bisa naik lima kilogram. Namun, saya tipe orang yang cepat naik dan turun berat badan. Jadi, saya harus hati-hati," ujar Hazard kepada L'equipe.

 

3 dari 3 halaman

Masalah Sejak Remaja

Hazard melanjutkan, masalah obesitas yang dimilikinya ini sudah ada sejak remaja. Bahkan, saat dia masih memperkuat klub asal Prancis, Lille.

"Ketika berusia 18 tahun di Lille, berat saya 72 atau 73 kilo. Di hari terburuk bisa 77 kilo. Musim panas lalu, saya mencapai 80 kilo, tapi saya bisa menurunkannya dalam waktu 10 hari," katanya mengakhiri.

Lanjutkan Membaca ↓