Gara-Gara Kokain, Eks Striker Real Madrid Ditangkap Polisi

Oleh Luthfie Febrianto pada 13 Mei 2020, 19:40 WIB
Diperbarui 13 Mei 2020, 19:40 WIB
Logo Real Madrid
Perbesar
Logo Real Madrid (Ist)

Liputan6.com, Madrid - Mantan striker Real Madrid, Edwin Congo ditangkap sebelum dilepaskan kembali pada Selasa (12/5/2020) waktu setempat. Pria asal Kolombia itu ditangkap karena kasus penyeludupan kokain.

Seperti dilansir Standard, kepolisian kota Madrid sempat menginterogasi Congo selama satu jam sebelum mengizinkannya pulang ke rumah. "Saya tenang," kata Congo.

"Ini situasi yang tidak nyaman, tetapi saya di rumah dan tenang. Mereka menanyai saya beberapa pertanyaan. Pada akhirnya, saya dipulangkan," ujarnya menambahkan.

Congo pernah berkostum Real Madrid pada 1999. Namun ia tidak pernah satu kali pun tampil di pertandingan resmi.

Padahal, ia kala itu didatangkan Real Madrid dengan biaya lima juta euro. Jumlah tersebut membuat Congo menjadi pemain Kolombia termahal ketika itu.

Congo lalu dipinjamkan ke Real Valladolid. Akan tetapi, peruntungannya tidak berubah.

Usai berkelana ke Portugal dan Prancis, Congo kembali ke Spanyol dan membela Recreativo Huelva. Pada 2009, ia memutuskan pensiun.

 

2 dari 3 halaman

Tidak Terlibat

Edwin Congo
Perbesar
Edwin Congo (http://madrid-barcelona.com)

Congo mengatakan, pihak kepolisian masih membutuhkan keterangannya terhadap kasus penyeludupan itu. Namun Congo menegaskan, ia sama sekali tidak terlibat.

"Mereka bilang kepada saya, bersiap untuk dihubungi kembali. Saya bebas dan tenang karena saya tidak menyeludupkan kokain. Saya tidak memiliki itu di rumah," ujarnya.

3 dari 3 halaman

Menjaga Diri

Lebih lanjut, Congo juga diminta menjaga pergaulannya.

"Polisi mengatakan kepada saya harus menjauh dari beberapa orang yang membawa pengaruh buruk. Saya juga diminta hati-hati," katanya mengakhiri.

Lanjutkan Membaca ↓