Demi Cetak 100 Gol di Ligue 1, Eks Striker Liverpool Rela Tak Dibayar

Oleh Gregah Nurikhsani pada 08 Mei 2020, 21:10 WIB
Diperbarui 08 Mei 2020, 21:10 WIB
20151202-6 Cedera Terparah Pesepakbola Sepanjang Masa

Jakarta- Djibril Cisse ingin bermain tanpa dibayar jika ada klub Ligue 1 yang bersedia memakai jasanya. Hal inni dilakukan demi mewujudkan ambisinya mencetak 100 gol.

Mantan pemain Timnas Prancis dan Liverpool itu sudah melesakkan 96 gol. Butuh empat gol lagi buat striker berusia 38 tahun itu melengkapi koleksi 100 golnya di Ligue 1.

"Beginilah perasaan seorang striker. Kami suka mencetak gol dan menghitungnya. 25, 50, 75. Saya selalu dihantui penyesalan karena jumlah gol saya berhenti di angka 96," kata Cisse.

Pada 2015, ia memutuskan pensiun karena berulang kali mendapatkan cedera. Cisse sempat kembali bermain memperkuat tim asal Swiss, Yverdon dan klub Italia, Vicenza.

Kini, Djibril Cisse ingin kembali merumput di Ligue 1. Ambisinya mengejar gol yang ke-100 membuatnya rela bermain tanpa bayaran sedikit pun.

"Kurang empat gol lagi. Saya bisa gila!" lanjut Cisse.

"Saya mau kembali ke Ligue 1. Saya yakin 2-3 bulan cukup buat saya mencetak empat gol. Bermain tanpa dibayar juga saya mau," sambung Djibril Cisse lagi.

 

2 dari 2 halaman

Persebaran Gol Cisse di Ligue 1

Mode Rambut Pesepak Bola
4. Djibril Cisse - Mantan pemain Liverpool ini punya selera nyeleneh soal model rambut. Ia berani mengecat rambutnya dengan warna yang berani. (AFP/Aris Messinis)

Terakhir kali membela klub Ligue 1, Bastia, pada 2014-2015, Cisse mencatatkan enam gol dari 27 penampilan. Namun, produksi golnya paling banyak tercipta saat membela Auxerre dan Marseille.

Bersama Auxerre, Cisse mengumpulkan 70 gol dari 128 penampilan. Sementara di Marseille, ia sukses menorehkan 20 gol.

Di level internasional, Cisse mencetak sembilan gol dari 41 pertandingan.

Sumber: Goal International

Disadur dari Bola.com (penulis Gregah Nurikhsani, Published 8/5/2020)

Lanjutkan Membaca ↓