Bek Persija Ungkap Rahasia Jadi Pemain Modern

Oleh Cakrayuri Nuralam pada 05 Mei 2020, 21:30 WIB
Diperbarui 05 Mei 2020, 21:30 WIB
Persija Jakarta
Perbesar
Pemain Persija Jakarta, Otavio Dutra, saat pengenalan tim untuk kompetisi musim 2020 di SUGBK, Jakarta, Minggu, (23/2/2020). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Liputan6.com, Jakarta - Bek Persija Jakarta, Otavio Dutra mengungkapkan sebuah rahasia tentang menjadi pemain bola modern, khususnya di lini belakang. Rahasia ini perlu diungkapkan karena seorang bek merupakan pemain yang paling penting.

Dutra, pemain naturalisasi milik Persija, mengatakan, seorang bek tidak hanya bertugas memutus serangan lawan. Namun, bek juga harus bisa memainkan bola saat tim sedang melakukan ball possession.

Berbeda dengan zaman saat Dutra masih remaja, seorang bek dituntut selalu bermain keras. Tak jarang, seorang bek mendapat kartu dari wasit akibat permainannya.

"Zaman dahulu memang bek harus bermain keras, namun saat ini bukan menjadi hal yang utama," kata mantan bek Persebaya Surabaya tersebut, dikutip dari situs resmi Persija.

"Saat ini kita tidak langsung menendang ke depan, seperti saya memilih main sederhana, tidak kasar dan membangun serangan dari bawah,” ujar bek Persija berusia 36 tahun itu.

 

 

2 dari 3 halaman

Wajib Bikin Gol

Persija Jakarta
Perbesar
Pemain Persija Jakarta, Otavio Dutra, saat pengenalan tim untuk kompetisi musim 2020 di SUGBK, Jakarta, Minggu, (23/2/2020). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Di zaman modern, kata Dutra, seorang bek juga harus bisa mencetak gol. Dutra sendiri sudah mencetak satu gol untuk tim berjulukan Macan Kemayoran.

"Sepak bola itu tentang gol, kalau hasil seri apalagi kalah pasti semua tidak senang. Tapi kalau gol banyak semua orang ingin melihat. Karena gol adalah yang paling penting dalam sepak bola."

"Sehingga selain kuat dalam bertahan, bek saat ini juga harus bisa mencetak gol saat dibutuhkan. Terlebih mayoritas bek dianugerahi postur yang tinggi," ucap bek kelahiran Brasil tersebut.

 

3 dari 3 halaman

Klasemen Shopee Liga 1 2020

 
Lanjutkan Membaca ↓