Kompetisi Berhenti, Klub Ligue 1 dan Ligue 2 Ramai-Ramai Pinjam Dana ke Bank

Oleh Adyaksa Vidi pada 05 Mei 2020, 14:25 WIB
Diperbarui 05 Mei 2020, 14:25 WIB
Logo Ligue 1

Liputan6.com, Paris - Ligue de Football Professionnel (LFP) yang mengurusi sepak bola profesional di Prancis punya solusi untuk membantu klub Ligue 1 dan Ligue 2 yang butuh pinjaman uang. Hal ini terkait pemasukan klub yang berkurang karena hak siar televisi juga otomatis tidak didapatkan lagi.

Ligue 1 dan Ligue 2 akhirnya harus dihentikan karena pandemi virus corona covid-19. Pemerintah Prancis tak mengizinkan adanya kompetisi setidaknya hingga September mendatang.

Itu sebabnya LFP akhirnya mengakhiri musim ini lebih cepat. Perhitungan di klasemen bukan berdasarkan poin sebelum liga berhenti, namun berdasarkan poin per pertandingan setiap klub.

"LFP akan menjadi penjamin klub Ligue 1 dan Ligue 2 yang meminjam uang dari bank. Pinjaman ini akan menutupi pendapatan hak siar yang hilang karena penghentian kompetisi," bunyi pernyataan LFP seperti dilansir Evening Standard.

"Kami berharap pinjaman ini bisa kembali melancarkan keuangan klub Ligue 1 dan Ligue 2," pernyataan ini menambahkan.

 

2 dari 3 halaman

Ada Kendala

FOTO: Tanpa Neymar, PSG Menjadi Kampiun Piala Liga Prancis
Para pemain PSG merayakan gelar juara Piala Super Prancis usai mengalahkan Rennes di Stadion Shenzhen, China, Sabtu (3/8). PSG menang 2-1 atas Rennes. (AFP/Franck Fife)

Penghentian kompetisi Ligue 1 dan Ligue 2 bukannya tanpa kendala. Sejumlah klub melakukan protes karena menganggap keputusan itu tak adil.

Salah satunya Lyon yang gagal ke kompetisi Eropa karena gagal finis di posisi enam besar. Selain itu klub terdegradasi Amiens juga meminta keadilan karena masih punya peluang bertahan di Ligue 1.

Selain itu seluruh klub Ligue 1 dan Ligue 2juga kehilangan pendapatan dari sisi penjualan tiket.

3 dari 3 halaman

Klasemen Ligue 1

 
Lanjutkan Membaca ↓