Dapat Tawaran, Xavi Belum Percaya Diri Latih Barcelona

Oleh Cakrayuri Nuralam pada 05 Mei 2020, 18:45 WIB
Diperbarui 05 Mei 2020, 18:45 WIB
xavi hernandez
Perbesar
Xavi Hernandez memiliki mimpi melatih Barcelona suatu saat nanti. (AFP/Karim Jaafar)

Liputan6.com, Barcelona - - Xavi rupanya pernah digoda untuk menjadi pelatih Barcelona. Los Blaugrana, sebutan Barcelona, menginginkan Xavi menggantikan Ernesto Valverde pada Januari lalu.

Dua petinggi Barcelona, Eric Abidal (Direktur Olahraga) dan Oscar Grau (Chief Executive) langsung memberikan tawaran kepada Xavi. Namun, pria yang kini melatih Al Sadd itu belum percaya diri memimpin Lionel Messi dan kawan-kawan.

Alhasil, manajemen Barcelona pun menunjuk Quique Setien sebagai pengganti Valverde pada 13 Januari 2020. Setien mendapat kontrak jangka panjang bersama Barcelona, yakni hingga 30 Juni 2022.

"Pada bulan Januari, itu bukan waktu yang tepat. Saya sudah berbincang dengan Abidal dan Grau. Mereka memberi tawaran besar tapi belum saatnya," katanya, dikutip dari Sportskeeda.

"Saya butuh sedikit pengalaman lagi. Melatih Barcelona masih menjadi mimpi saya," ujar pria asal Spanyol tersebut melanjutkan.

 

2 dari 3 halaman

Ambisi Terbesar

xavi hernandez
Perbesar
Gelandang Al-Sadd yang juga mantan pemain Barcelona, Xavi Hernandez. (AFP/STR)

Xavi menegaskan, dia memang sudah bermimpi melatih Barcelona, bahkan saat masih menjadi pemain. Dia ingin meraih gelar Barcelona sebagai pelatih.

"Saya akan melakukannya suatu hari nanti. Saya sudah berkali-kali mengatakan ingin menjadi pelatih Barcelona," ucap pria yang kini berusia 40 tahun tersebut.

Xavi saat ini masih melatih Al Sadd. Dalam 28 pertandingan di bawah kepemimpinannya, Al Sadd mencatatkan 16 kemenangan, dua imbang, dan 10 kekalahan.

 

3 dari 3 halaman

Soal Neymar

Barcelona masih dikaitkan dengan Neymar di bursa selanjutnya. Xavi mendukung agar superstar Brasil itu bisa kembali.

"Dia itu masuk jajaran tiga besar atau lima besar pemain terbaik di dunia, tidak diragukan lagi. Dia bisa membuat perbedaan. Mari berharap dia kembali ke Barcelona. Saya adalah pendukung Barcelona dan saya ingin para pemain terbaik ada di sana," kata pemilik 25 trofi juara dengan Barca itu.

Lanjutkan Membaca ↓