Betah di Indonesia, Bek Naturalisasi Persija Tak Mudik ke Brasil

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 03 Mei 2020, 06:40 WIB
Diperbarui 03 Mei 2020, 06:40 WIB
Bhayangkara vs Persija
Perbesar
Bek Persija Jakarta, Otavio Dutra berebut bola dengan striker Bhayangkara FC, Ezechiel Ndouasel, pada laga pekan ketiga Shopee Liga 1 2020, Sabtu (14/3/2020). Persija bermain imbang 2-2 atas Bhayangkara. (Bola.com/Yoppy Renato)

Jakarta- Bek Persija Jakarta, Otavio Dutra, memutuskan untuk tetap di Jakarta saat kompetisi berhenti akibat pandemi virus corona. Pemain naturalisasi ini tak berniat mudik ke tanah kelahirannya, Brasil.

Saat para pemain asing asal Brasil seperti Alberto Goncalves berbondong-bondong mudik, Dutra mengaku lebih nyaman menetap di Jakarta. Apalagi, pemain berusia 36 tahun itu makin kerasan setelah ditemani oleh keluarganya.

Dutra rela melepas status warga negara Brasil pada tahun lalu untuk menyandang Warga Negara Indonesia (WNI). Dia telah berkarier di Tanah Air tanpa putus sejak 10 tahun lalu.

"Saya tidak mau pulang karena kami senang di sini. Saya tetap tinggal di sini, di Jakarta dan keluarga saya juga tetap di sini bersama saya," ujar Dutra dinukil dari laman Liga Indonesia.

Selama di Jakarta, Dutra tetap berlatih untuk mematuhi aturan dari tim pelatih Persija Jakarta. Aktivitas ini rutin dijalankannya untuk menjaga kondisi agar tetap bugar.

"Memang sedang di rumah terus, tapi masih tetap berlatih. Saya hampir berlatih setiap hari. Pada malam harinya bersama istri saya," jelas Dutra.

2 dari 2 halaman

Cinta Indonesia

Otavio Dutra, Timnas Indonesia
Perbesar
Bek naturalisasi Timnas Indonesia, Otavio Dutra, saat berlatih bersama rekan-rekannya di Lapangan Gelora Trisakti, Kuta, Bali,Minggu (13/10/2019) sore, untuk persiapan menghadapi Vietnam dalam laga keempat Grup G putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. (Bola.com/Aditya Wany)

Dutra telah bermain di Indonesia sejak 2010. Saat itu, pemain kelahiran Fortaleza, Brasil ini membela Persebaya 1927.

Sejak lama Dutra sudah memimpikan untuk menjadi WNI dan membela Timnas Indonesia. Pada akhir 2019, keinginannya terwujud.

"Selama 10 tahun saya tidak pergi bermain untuk tim di negara lain selain di Indonesia. Padahal pada 2015 saya pernah ada kesempatan itu. Namun saya memutuskan untuk tetap berada di sini dan itu alasan saya untuk menjadi WNI," ucapnya.

"Saya dan keluarga sangat senang dan sangat bangga pernah menjadi bagian dari Timnas Indonesia. Bermain untuk Timnas Indonesia adalah mimpi yang menjadi kenyataan bukan dari saya saja tapi dari keluarga saya," imbuh Dutra.

Disadur dari Bola.com (penulis M Adiyaksa)

Lanjutkan Membaca ↓