Jika Tanpa Messi dan Ronaldo, 7 Pemain Ini Dinilai Layak Raih Ballon d'Or

Oleh Liputan6.com pada 30 Apr 2020, 17:10 WIB
Diperbarui 30 Apr 2020, 17:10 WIB
Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi - Real Madrid vs Barcelona
Perbesar
Pemain Real Madrid Cristiano Ronaldo membantu pemain Barcelona Lionel Messi untuk bangkit dalam laga El Clascio Liga Spanyol di Santiago Bernabeu, Sabtu (23/12/2017). Barcelona menang 3-0 di laga itu. (AP Photo / Francisco Seco)

Zurich - Bagi para pesepak bola dunia, penghargaan Ballon d'Or merupakan penghargaan individual tertinggi yang bisa diraih. Jika seorang pemain memenangkan penghargaan itu, maka mereka menyandang status sebagai pemain terbaik dunia.

Penghargaan Ballon d'Or ini pertama kali diinisiasi oelh majalah olahraga asal Prancis, Ballon d'Or pada tahun 1956. Dalam perjalanannya ada banyak pemain-pemain terbaik dunia yang memenangkan penghargaan ini.

Namun sejak tahun 2008, penghargaan Ballon d'Or ini mulai 'dimonopoli' dua pemain, yaitu Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Kedua pemain itu silih berganti memenangkan penghargaan ini, di mana Lionel Messi sudah memenangkan enam penghargaan sementara Ronaldo memenangkan lima penghargaan.

Secara prestasi, tidak ada yang bisa mendebat kelayakan Messi dan Ronaldo untuk memenangkan Ballon d'Or. Pasalnya selama satu dekade terakhir kedua pemain itu memecahkan rekor demi rekor dan meraup banyak trofi sehingga mereka layak disebut sebagai pemain terbaik dunia.

Dominasi kedua pemain itu baru pecah di tahun 2018 saat Luka Modric memenangkan penghargaan bergengsi tersebut. Namun di tahun 2019 Messi kembali memenangkan penghargaan ini kembali.

Selain Luka Modric ada banyak pemain hebat yang sebenarnya layak mendapatkan penghargaan bergengsi itu. Namun karena cerahnya sinar yang dipancarkan Messi dan Ronaldo, para pemain ini gagal menyandang gelar sebagai pemain terbaik di dunia.

Andaikan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi tidak ada, tujuh pemain ini bakal merasakan gelar pemain terbaik dunia. Siapa saja mereka? Simak selengkapnya di bawah ini.

2 dari 8 halaman

Fernando Torres

5 Bomber Ganas Liverpool di Pentas Premier League
Perbesar
Fernando Torres - Torres mencatatkan masa keemasnya saat bersama Liverpool. Bergabung Liverpool pada 2017, Torres langsung menjadi pencetak gol terbanyak klub di musim pertamanya dan menempatkannya di posisi kelima daftar pencetak gol terbanyak tim di Liga Inggris. (AFP/Paul Ellis)

Pemain pertama yang sebenarnya layak memenangkan Ballon d'Or adalah Fernando Torres pada tahun 2008.

Pada saat itu, Torres memasuki musim perdananya bersama Liverpool. Ia membuat 33 gol dari 46 penampilan bagi The Reds. Namun prestasi terbaiknya adalah membawa Timnas Spanyol memenangkan gelar Piala Eropa 2008. Gol semata wayangnya ke gawang Jerman membuat Spanyol mengakhiri puasa gelar mereka.

Namun, pada pemilihan Ballon d'Or 2008, ia hanya berada di peringkat ketiga dengan raihan 179 vote. Sementara Ronaldo pada saat itu dipilih menjadi pemenang Ballon d'Or setelah membawa Manchester Untited memenangkan gelar EPL dan juga Liga Champions.

  

3 dari 8 halaman

Xavi Hernandez

Pesepak Bola yang Memutuskan Pensiun
Perbesar
2. Xavi Hernandez - Gelandang Legendaris ini adalah salah satu sosok dibalik kesuksesan Barcelona dan Timnas Spanyol meraih trofi. Kini pria berusia 39 tahun itu memutuskan pensiun dan melanjutkan karirnya sebagai pelatih. (AFP/Josep Lago)

Pemain top kedua yang seharusnya memenangkan Ballon d'Or jika tidak ada Messi dan Ronaldo adalah Xavi Hernandez.

Xavi memang dikenal menjadi sosok yang krusial bagi skuat Barcelona. Ia menjadi otak permainan El Blaugrana sehingga mereka memenangkan Treble Winners di tahun 2009 dan double winners di tahun 2011.

Xavi dinominasikan menjadi kandidat pemenang Ballon d'Or di tahun 2009 dan 2011. Namun sayang dua gelar itu jatuh ke tangan rekan setimnya, Lionel Messi.

4 dari 8 halaman

Andres Iniesta

Pemain Bernomor Punggung Delapan Terbaik
Perbesar
4. Andres Iniesta (Barcelona) - Iniesta adalah salah satu gelandang tengah terbaik di generasinya. Pemain jebolan La masia ini dikenal sebagai gelandang dengan umpan akurat yang memanjakan striker di depan gawang. (Josep Lago)

Pemain Top ketiga yang seharusnya bisa menyandang gelar pemain terbaik dunia adalah sosok Andres Iniesta.

Sama seperti Xavi, ia merupakan pemain kunci di lini tengah Barcelona dan Timnas Spanyol. Namun ia mendapatkan banyak sekali pujian di tahun 2010 dan 2012 setelah mengantarkan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010 dan Euro 2012.

Namun sama seperti Xavi, Iniesta gagal memenangkan gelar pemain terbaik dunia itu karena Lionel Messi yang kembali ditunjuk menjadi pemenang penghargaan itu di tahun 2010 dan 2012.

  

5 dari 8 halaman

Franck Ribery

Pemain Yang Tinggalkan Klub 2019
Perbesar
3. Franck Ribery (Bayern Munchen) - Pemain asal Prancis ini memutuskan hengkang dari Allianz Arena setelah 12 tahun mengabdi. Pria berusia 36 tahun itu sudah mencatatkan 422 laga dengan torehan 123 gol dan 183 assist. (AFP/Christof Stache)

Nama besar berikutnya yang seharusnya bisa memenangkan trofi Ballon d'Or adalah Franck Ribery.

Ribery yang menjadi sosok andalan di skuat Bayern Munchen pada saat itu. Ia berperan besar membawa Die Roten meraih Treble Winners setelah memenangkan gelar Bundesliga, DFB Pokal dan juga Liga Champions.

Namun sayang membawa Bayern meraih Treble Winners tidak cukup untuk menjadikannya pemenang Ballon d'Or 2013. Pada saat itu ia kalah dari Cristiano Ronaldo yang menempati peringkat pertama dan Lionel Messi di peringkat kedua.

6 dari 8 halaman

Manuel Neuer

Melihat Sesi Latihan Bayern Munchen Jelang Hadapi Tottenham
Perbesar
Kiper Bayern Munchen, Manuel Neuer melakukan pemanasan saat sesi latihan tim di Tottenham Hotspur Stadium, London (30/9/2019). Munchen akan bertanding melawan tuan rumah Tottenham Hotspur pada grup B Liga Champions. (AFP Photo/Daniel Leal-Olivas)

Ribery bukan satu-satunya pemain Bayern Munchen yang seharusnya memenangkan Ballon d'Or jika tidak ada Messi dan Ronaldo. Kiper mereka, Manuel Neuer juga seharusnya berpeluang memenangkan penghargaan itu di tahun 2014.

DI level klub, Neuer tampil luar biasa dengan membawa Die Roten mengawinkan kembali gelar Bundesliga dan DFB Pokal. Namun pencapaian terbesarnya di tahun 2014 adalah membawa Timnas Jerman memenangkan Piala Dunia 2014 di Brasil.

Setali tiga uang dengan Ribery, Neuer juga gagal memenangkan Ballon d'Or di tahun 2014. Ia kalah dari Ronaldo yang pada musim itu membawa Real Madrid memenangkan trofi Liga Champions dan Copa Del Rey.

  

7 dari 8 halaman

Antoine Griezmann

Antoine Griezmann
Perbesar
Nilai tersebut merupakan angka klausul pelepasan Antoine Griezmann bersama Atletico Madrid. (Photo by GABRIEL BOUYS / AFP)

Pemain berikutnya yang seharusnya bisa memenangkan Ballon d'Or jika tidak ada Messi dan Ronaldo adalah Antoine Griezmann.

Pada tahun 2016, Griezmann dinominasikan untuk menjadi pemenang Ballon d'Or. Pada musim itu Griezmann memang tidak memenangkan satupun trofi Juara, namun ia mengemas total 32 gol dari 54 penampilan untuk Atletico Madrid.

Namun ia menjadi kandidat kuat memenangkan Ballon d'Or setelah membawa Timnas Prancis ke Final Euro 2016 silam. Namun sayang gelar Ballon d'Or tahun itu jatuh ke tangan Cristiano Ronaldo yang mengalahkan Griezmann dan TImnas Prancis di Final Euro 2016 dan juga memenangkan Liga Champions.

8 dari 8 halaman

Neymar

Gol Neymar untuk Kobe Bryant
Perbesar
Striker Paris Saint-Germain, Neymar, melakukan selebrasi usai membobol gawang Lille pada laga Liga 1 Prancis di Stadion Metropole, Minggu (26/1/2020). Neymar persembahkan dua gol nya untuk legenda NBA Kobe Bryant. (AP/Michel Spingler)

Nama terakhir yang seharusnya bisa memenangkan Ballon d'Or adalah Neymar.

Sejak pindah ke Barcelona di tahun 2013, Neymar langsung menyatu dengan sempurna bersama lini serang El Blaugrana. Ia membantu Barca memenangkan treble Winners di tahun 2015 dan meraih gelar Copa Del Rey di tahun 2017.

Neymar dinominasikan untuk menjadi pemenang Ballon d'Or pada tahun 2015 dan 2017. Namun di tahun 2015 ia kalah dari Messi dan di tahun 2017 ia kalah dari Ronaldo.

Sumber: berbagai sumber

Disadur dari: Bola.net (Serafin Unus Pasi, published 29/4/2020)

Lanjutkan Membaca ↓