3 Alasan Arsenal Tidak Boleh Ragu Jual David Luiz

Oleh Ario Yosia pada 30 Apr 2020, 00:00 WIB
Diperbarui 30 Apr 2020, 00:00 WIB
Bek Arsenal, David Luiz (Twitter Arsenal)

Jakarta - Arsenal mendatangkan David Luiz musim panas lalu. The Gunners merekrut bek berusia 33 tahun tersebut karena sarat pengalaman.

Luiz bergabung setelah dibeli dari Chelsea. Pemain asal Brasil itu langsung menjadi pilihan utama di Emirates Stadium.

Mantan pemain PSG itu sudah memainkan 32 penampilan untuk Arsenal di semua kompetisi. Sayangnya, Premier League harus dihentikan karana pandemi virus Corona.

Menurut The Athletic, Luiz merupakan salah satu pemain Arsenal yang paling peduli setelah krisis keuangan menghantam klub karena virus Corona. Pemain asal Brasil itu bersedia melakukan pemotongan gaji sejak awal.

Sekarang Luiz ingin memperpanjang masa tinggalnya di Emirates. Namun, tidak semua pihak terkesan dengan performa Luiz di lapangan.

Berikut ini tiga alasan Arsenal harus mendepak David Luiz seperti dilansir The4thofficial.

2 dari 4 halaman

Memperburuk Lini Belakang The Gunners

Arsenal
Reaksi bek Arsenal David Luiz setelah wasit meniupkan peluit tanda berhenti pada pekan kelima Liga Inggris 2019-2020 melawan Watford di Vicarage Road, Minggu (15/9/2019). Sempat unggul dua gol, Arsenal harus rela imbang 2-2 saat berjumpa tim tuan rumah Watford. (Ben STANSALL / AFP)

Luiz bergabung dengan Arsenal pada musim panas lalu dengan biaya 8 juta euro dari klub rival Chelsea. Dia dibawa untuk menggantikan Laurent Koscielny. Namun, alih-alih memengaruhi pertahanan Arsenal dengan pengalaman dan kepemimpinannya, pemain Brasil ini menjadi beban di lini belakang.

Luiz tidak menunjukkan penampilan terbaiknya di Emirates. Dia membuat beberapa kesalahan pertahanan dan kesulitan tampil solid secara konssten.Hal itu membuat The Gunners menjadi salah satu tim yang paling rentan di Premier League.

Performa yang sangat buruk membuat Luiz sangat tidak membantu lini belakang Arsenal. Arteta harus menyingkirkan jika dia ingin membentuk lini pertahanan yang tangguh pada musim depan.

3 dari 4 halaman

Kepentingan Membangun Identitas Baru

David Luiz - Arsenal
David Luiz ketika membela Arsenal. (AFP/Daniel Leal-Olivas)

Gaya permainan Arteta yang berbasis penguasaan bola mengharuskan lini belakang untuk menjadi jauh lebih proaktif dalam hal memenangkan penguasaan bola. Itu berarti The Gunners harus membangun identitas pertahanan pada musim depan dan Luiz tidak boleh terlibat.

Selama fase transisi, raksasa London utara itu harus membangun tim di sekitar pemain muda, yang bisa memberikan prospek untuk masa depan dan mungkin muncul sebagai pemimpin. Tapi, kehadiran pemain seperti Luiz hanya akan menjadi batu sandungan bagi pemain muda.

William Saliba diharapkan bisa membuat terobosan di tim utama pada musim depan setelah kembali dari masa peminjamannya di St Etienne. Kepergian Luiz bisa membantu Saliba mendapatkan peran yang lebih menonjol di skuad Arsenal musim depan.

4 dari 4 halaman

Stabilitas Keuangan

Chelsea vs Arsenal
Striker Chelsea, Tammy Abraham berebut bola dengan bek Arsenal, David Luiz pada lanjutan pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, Selasa (21/1/2020). Chelsea gagal memetik hasil maksimal usai ditahan Arsenal dengan skor 2-2. (AP Photo/Matt Dunham)

Arsenal kemungkinan harus beroperasi dengan anggaran yang rendah pada musim panas ini setelah belanja besar pada musim panas lalu. Oleh karena itu, melepas beberapa pemain yang tidak diinginkan seperti Luiz dan Sokratis tidak hanya bisa memberikan ruang di pertahanan, tetapi juga bisa mendapatkan dana transfer untuk mendatangkan pemain yang lebih baik.

Meski raksasa London utara itu tidak mungkin mendapatkan banyak uang dari penjualan Luiz, menghilangkan gajinya pasti bisa membantu klub menyeimbangkan struktur keuangan mereka.

Dan jika Arsenal bisa menggunakan uang penjualan Luiz untuk mendatangkan bek baru, yang lebih muda dan lebih bertanggung jawab, itu pasti akan menjadi langkah menuju ke arah yang benar.

 

Sumber asli: The4thofficial

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta, Published 28/4/2020)

Lanjutkan Membaca ↓